Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Antara Foto
Dream - Insiden Tolikara yang terjadi pada 17 Juli 2015 lalu menyisakan trauma tersendiri bagi warga. Untuk itu Komite Umat untuk Tolikara (Komat) Papua, berencana melakukan pendampingan korban.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Dewan Syuro Komat, Didin Hafidhuddin. Kepada awak media, Didin meminta umat muslim berjihad untuk perdamaian dan kerukunan beragama. Salah satu caranya, ialah dengan melakukan pendampingan ekonomi masyarakat di Tolikara.
" Daripada jihad (dengan cara kekerasan) mendingan kita bangun ekonomi masyarakat di sana. Baik yang Muslim maupun yang non-Muslim," ujar Didin di Jakarta, Kamis, 23 Juli 2015.
Selain melakukan pendampingan ekonomi, Komat bersama tim dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan Dinas Sosial akan membantu pemulihan trauma masyarakat. Pemulihan trauma itu terutama ditujukan untuk anak-anak.
" Insiden itu menyebabkan banyak anak-anak yang sangat ketakutan dan trauma," katanya.
Komat sendiri telah mempersiapkan dana sebesar Rp 3 miliar untuk proses rehabilitasi dan pendampingan tersebut. Tetapi, menurut Didin angka itu masih kurang.
" Soalnya, biaya hidup di Papua itu tinggi," jawabnya. (Ism)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya