Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Komjen Listyo Sigit Prabowo Menjalani Fit And Proper Test Calon Kapolri (Merdeka.com)
Dream - Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo hari ini menjalani uji kepatutan dan kelayakan jabatan Kapolri di DPR RI. Dia memaparkan sejumlah rencana yang akan dijalankan jika terpilih menjadi Kapolri.
Sigit berjanji melakukan banyak pembenahan salah satunya pada Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas).
Dalam rencananya, Sigit mengatakan Polantas ke depan tidak perlu lagi melakukan penindakan pelanggaran (tilang). Sebab Polri telah menerapkan mekanisme penegakan hukum berbasis elektronik di bidang lalu lintas atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
" Mekanisme ETLE itu untuk mengurangi interaksi dalam proses penilangan, menghindari terjadinya penyimpangan saat anggota melaksanakan penilangan," ujar Sigit di hadapan Komisi III DPR.
Sistem ETLE mampu meminimalisir penyimpangan yang dilakukan anggota saat penegakan hukum lalu lintas. Sehingga sanksi tilang di lapangan tidak diperlukan.
Ke depan, kata Sigit, Polantas hanya akan bertugas mengatur lalu lintas. Polantas tak diberi tugas penilangan jika terdapat pengguna jalan yang melakukan pelanggaran karena secara otomatis akan tertilang pada sistem ELTE.
" Saya harap ke depannya anggota lalu lintas turun di lapangan untuk mengatur lalu lintas, tidak perlu menilang," kata dia.
Selanjutnya, Sigit berharap inovasi tersebut dapat mengubah wajah Polri. Khususnya di bidang lalu lintas.
" Kita harapkan hal ini menjadi ikon perubahan perilaku Polri. Khususnya di sektor pelayanan lini terdepan yaitu di lalu lintas," kata dia.
Tak hanya itu, Sigit juga punya tekad menjadikan SDM Polri unggul di era 4.0 dengan meningkatkan kesejahteraan anggota. Hal pertama yang harus dilaukan yaitu peningkatan kuantitas dan kualitas serta pengelolaan SDM Polri yang humanis.
" Bukan hanya itu, peningkatan manajemen karir berbasis kinerja serta perluasan kerja sama pendidikan dengan negara luar juga perlu," ucap Sigit.
Sumber: Merdeka.com/Rifa Yusya Adilah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya