Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pimpinan DPR, Setya Novanto. (Foto: Merdeka.com)
Dream – Akhirnya Ketua DPR RI Setya Novanto resmi ditahan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 20 November 2017. Penahanan ini dilakukan setelah Ketua Umum Partai Golkar ini dipindahkan dari ruang perawatan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana Jakarta Pusat pada Minggu, 19 November 2017 dini hari tadi.
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, pemindahan itu dilakukan karena kondisi Setya Novanto sudah membaik dan bisa menjalani masa tahanan.
" Menurut pihak RSCM, lalu tim IDI (Ikatan Dokter Indonesia), yang bersangkutan tak perlu dirawat inap," kata Laode di RSCM Kencana, Jakarta, Minggu, 19 November 2017.
Setnov menggunakan kursi roda saat keluar dari RSCM, sembari didorong oleh istrinya, Deisti Astriani Tigor dan ditemani kuasa hukumnya, Fredrich Yunadi.
Dalam kesempatan yang sama, Sekjen IDI, Abdi Khumaidi menjelaskan, sejak Jumat 17 November 2017. IDI telah membentuk tim khusus untuk memantau kondisi kesehatan Ketua Umum Partai Golkar itu secara independen.
" Serangkaian wawancara medis, pemeriksaam jasmani dan pemeriksaan penunjang dilakukan untuk menyimpulkan kondisi kesehatan dan memberikan penatalaksanaan yang dibutuhkan," ujar Abdi.
Setya Novanto saat ini berstatus sebagai tersangka kasus mega korupsi e-KTP dengan total kerugian negara mencapai Rp2,3 triliun. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya