Ilustrasi
Dream - Umat Muslim di Kabupaten Tolikara, Papua yang sedang menggelar salat Id pagi tadi dikejutkan oleh sekelompok massa. Mereka berteriak dan melarang pelaksanaan salat Id di wilayah Tolikara.
Menurut Juru Bicara Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Rudolf Patrige Renwarin, pembubaran terjadi sesaat setelah umat Muslim mengawali salatnya. " Saat takbir pertama, massa datang dan mulai berteriak," ujarnya.
Masyarakat yang sedang menjalankan salat pun ketakutan dan membubarkan diri. Mereka kemudian bersembunyi ke kantor Koramil dan pos tentara yang tidak jauh dari lokasi salat.
Sejam kemudian, kelompok massa itu mulai melempari Musala Baitul Mutaqin. Selang tak berapa lama, massa membakar musala dan sebelas kios serta enam rumah di dekatnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak yang berwajib telah berhasil mengamankan situasi. Polisi masih terus mengusut kelompok mana yang melakukan pembakaran itu. " Masih dalam penyelidikan," kata Rudolf singkat.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres
