Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Abdullah Hassan, Kanan, Menerima Protes Dari Marcelo Lippi (Sumber: Daily Mail)
Dream - Laga kedua Final Piala Suzuki AFF 2016 antara Indonesia melawan Thailand akan dipimpin oleh wasit asal Uni Emirat Arab, Mohammed Abdullah Hassan Mohamed. Dia disebut-sebut sebagai wasit yang kerap menguntungkan tuan rumah.
Berdasarkan data worldreferee.com, sejak memperoleh lisensi FIFA pada 2010, Abdullah Hassan telah memimpin 55 pertandingan internasional. Dari seluruh pertandingan itu, dia total telah mengeluarkan 13 kartu merah dan 183 kartu kuning.
Jumlah kartu merah yang dikeluarkan Abdullah terdiri dari tujuh kartu kuning untuk tuan rumah dan sisanya untuk tim tandang. Tetapi, data ini tidak menjadi tolok ukur keputusan Abdullah dalam memimpin pertandingan.
Saat laga perempat final Liga Champion Asia 2014 antara Western Sidney Wanderers melawan Guangzhou Evergrande, Abdullah Hasan memimpin laga dengan penuh kontroversi. Sebab, dari pertandingan tersebut, Hasan Abdullah sempat dianggap menguntungkan tuan rumah.
Dia memberikan kartu merah pada pemain Guangzhou, Zhang Linpen dan Gao Lin dalam rentang satu menit jelang berakhirnya pertandingan. Keputusan tersebut sempat membuat pelatih tim Guangzhou, Marcelo Lippi naik pitam.
Kembali melihat data, peran Abdullah Hassan menguntungkan tuan rumah juga terlihat pada statistik memberi hadiah pinalti. Abdullah Hassan memberi sebanyak tujuh pinalti pada tuan rumah dan empat pinalti pada tim tamu.
Meski begitu, Abdullah Hassan barangkali telah sedikit banyak mengenal gaya pemain Indonesia. Dia pernah dua kali memimpin laga yang dijalani timnas u-23 di ajang Piala AFC U-23 2016. Dua laga tersebut yaitu, Indonesia melawan Korea Selatan (0-4) dan Indonesia melawan Timor Leste (4-0).
Advertisement

Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’

Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?

Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini


Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan