Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mahasiswa IPB Raih Juara II DSDC Di Chicago, AS (istimewa)
Dream - Sejumlah mahasiswa Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) menorehkan prestasi di luar negeri.
Tergabung dalam Tim Regali, mereka meraih juara II ajang Developing Solutions for Developing Countries (DSDC) yang digelar Institute Food Technologist Student Association (IFTSA) di Chicago, Amerika Serikat, pada 15-18 Juli 2018.
Kemenangan ini merupakan kali ketiga yang diraih IPB di ajang yang sama tahun sebelumnya. Pada 2017, mahasiswa IPB meraih juara II dan III.
DSDC merupakan kompetisi yang digelar dalam rangkaian acara IFT Expo 2018. IFT merupakan berisi para akademisi dan peneliti teknologi pangan skala internasional.
Kompetisi ini digelar untuk mendorong mahasiswa ilmu dan teknologi pangan membuat inovasi melalui pengembangan produk tepat guna. Inovasi yang muncul diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat terutama di negara-negara berkembang.
Tim Regali IPB masuk dalam daftar 6 besar tim yang terpilih untuk mempresentasikan ide inovasi yang dibuat. Mereka menyisihkan 55 proposal dari tim kampus lain di seluruh dunia.
Dalam presentasi final, tim Regali yang beranggotakan Ica Candra Rambadiana, Rakhmad Novian, Muhammad Arfanul Aziz berhasil memukau para juri.
Mereka berhasil meraih juara II, sementara juara I diraih Tim Tamuuji dari Washington State University, AS, dan juara III diraih Tim Global Gryphons dari University of Guelph, Kanada. Selamat ya.. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya