Masjid Bajramovic Di Bosnia Dan Herzegovina (Anadolu Agency)
Dream - Selama 26 tahun, azan tidak pernah terdengar lagi dari sebuah masjid di Desa Orahovica di selatan Kota Bileca, Bosnia dan Herzegovina. Kini, umat Islam di sana dapat kembali sholat di masjid yang bernama Bajramovic itu.
Pembukaan masjid tersebut dihadiri banyak umat Islam Bosnia dan Herzegovina. Wakil Presiden Majelis Nasional Republik Srpska, Ramiz Salkic, meresmikan pembukaan masjid tersebut.
Dalam pidatonya, Salkic meminta seluruh rakyat Bosnia tetap bersatu. Dia mengatakan pesan perdamaian telah sampai lewat dibukanya kembali Masjid Bajramovic dan meminta rakyat Bosnia dan Herzegovina untuk hidup berdampingan.
" Azan di masjid ini setelah 26 tahun, merupakan jaminan akan terus dikumandangkan hingga Kiamat tiba," kata Salkic, dikutip dari Anadolu Agency, Rabu 24 Juli 2018.
Masjid ini sudah berusia 80 tahun dan menjadi saksi sejarah kejayaan hingga pecahnya Uni Soviet. Pembukaan masjid ini berlangsung dengan sangat meriah pada Senin, 23 Juli 2018.
Masjid ini pernah ditutup karena mengalami kerusakan akibat Perang Dunia II. Masjid ini kemudian diperbaiki dan dibuka kembali untuk sholat.
Hingga pada 1992, Masjid Bajramovic harus kembali ditutup lantaran rusak akibat serangan militer Serbia. Dan selama 26 tahun, masjid itu tidak pernah lagi dipakai untuk sholat.
(Sah)
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan