Penyebab Kematian Bos Matahari Hari Darmawan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 10 Maret 2018 14:47
Penyebab Kematian Bos Matahari Hari Darmawan
Hari Darmawan sempat dilaporkan hilang pada Jumat malam kemarin.

Dream – Manajemen Taman Wisata Matahari (TWM) Cisarua, Bogor, membeberkan penyebab kematian bos Matahari Department Store, Hari Darmawan. Manajemen menduga Hari meninggal karena terpeleset dan terseret arus Sungai Ciliwung.

Dikutip dari Pojok Satu, Sabtu 10 Maret 2018, Senior Marketing and Creative Manager TWM, Ilham Fadjriansyah, mengatakan pada Jumat malam, 9 Maret 2018, Hari sedang beristirahat di salah satu vilanya di Cilember. Setelah beristirahat, pria berusia 77 tahun ini kembali ke kediamannya di TWM.

Hujan deras pada siang hari mengakibatkan derasnya aliran Sungai Ciliwung. Diduga, pendiri swalayan Hari-Hari ini ingin melihat lebih dekat kondisi air yang meluap.

Kebetulan posisi vila berdekatan dengan Sungai Ciliwung. Pada saat melihat sungai, Hari diduga terpeleset kehilangan keseimbangan sehingga terjatuh ke sungai. Saat itu, arusnya sedang deras.

“ Namun itu masih dugaan sementara,” kata Ilham.

Dia mengatakan sempat dilakukan penyisiran dengan jalan kaki. Sayang, hasilnya nihil karena ada beberapa area yang tak bisa dilalui.

“ Akhirnya kami pun meminta bantuan dari tim SAR yang merupakan rekan kerja kami di TWM untuk melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet,” kata Ilham.

Ilham melanjutkan penyisiran dihentikan karena kondisi gelap dan alasan keselamatan. Penyisiran kembali dilanjutkan pada Sabtu pagi, pukul 06.00 WIB.

Setelah 15 menit menyisir dalam radius 1 km, tim akhirnya menemukan jenazah Hari.

“ Saat ini, jenazah Hari dibawa ke rumah duka di Bogor dan akan diberangkatkan ke Bali untuk dimakamkan sesuai dengan keinginan keluarga,” kata dia.

1 dari 4 halaman

Jenazah Bos Matahari Ditemukan Tersangkut Batu di Ciliwung

Dream - Bos Matahari Departemen Store, Hari Darmawan, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Sungai Ciliwung, Cisarua, Bogor. Jenazah Hari terletak 100 meter dari vilanya di Puncak.

Saat ditemukan, jenazah Hari dalam keadaan tengkurap dan tersangkut batu. Sebelumnya, Hari sempat dilaporkan hilang pada Jumat malam.

Sempat digelar penyisiran Sungai Ciliwung untuk mencari Hari. Tim yang bergerak menggunakan perahu karet akhirnya menemukan jenazah Hari.

" Alhamdulillah, sementara korban, Bapak Hari Darmawan, sudah diketemukan tidak jauh daru lokasi area kejadian," kata tim evakuasi, dikutip dari pojoksatu.id, Sabtu, 10 Maret 2018.

2 dari 4 halaman

Kronologi Penemuan Jenazah Hari Darmawan

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky, membenarkan hal itu. Jenazah Hari ditemukan setelah digelar pencarian bersama antara polisi dan tim SOAR Rafting Taman Wahana Matahari (TWM).

" Setelah kami melakukan cek TKP dan pencarian bersama-sama karyawan maupun tim SOAR Rafting TWM, kami menemukan jenazah Hari Darmawan di Kali Ciliwung berjarak sekitar 100 meter dari lokasi," ujar Dicky.

Andi mengatakan jenazah Hari ditemukan Deni Sudiana dengan empat orang lainnya. Kala itu, menurut Dicky, mereka sedang menyisir sungai menggunakan perahu karet.

" Saat itu, sekitar jam 06.30 WIB, ia (Deni) menyisir kali dan saat berada di kali antara Lokawiratama Desa Leuwimalang dan Al Ikhlas Desa Jogjogan, dirinya melihat sesosok orang dalam keadaan tengkurap dan tersangkut batu kali," kata Dicky.

Selanjutnya, kata Dicky, jenazah Hari dibawa ke kediamannya di TWM Desa Cilember. Kemudian, jenazah Hari dibawa ke RSUD Ciawi untuk kepentingan medis. " Untuk divisum et reventum," kata Dicky.

3 dari 4 halaman

Detik-detik Penemuan Bos Matahari Dept Store Hari Darmawan

Dream – Polisi masih belum menemukan penyebab meninggalnya pemilik Taman Wisata Matahari Bogor, Hadi Darmawan, di Sungai Ciliwung. Dari hasil penyelidikan sementara, Hadi sempat dilaporkan hilang sekitar pukul 21.00 WIB pada Jumat 9 Maret 2018.

“ Sebelumnya pada tadi malam Bapak Hari Darmawan mengatakan mau ke vila yang di dekat sungai, namun setelah stafnya pergi mengambil minum dan kembali tiba-tiba Bapak Hari Darmawan sudah tidak ada,” ujar Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita, dalam keterangannya, dikutip dari Pojok Satu.

Polisi segera mengecek TKP dan melakukan pencarian bersama tim SOAR Rafting TWM. Korban ditemukan di Kali Ciliwung dengan jarak sekitar 100 meter dari lokasi diduga hilangnya korban.

“ Jenazah ditemukan oleh Deni Sudiana beserta empat orang rekan lainnya yang menyisir kali dengan menggunakan perahu karet,” kata dia.

Tim melakukan penyisiran sungai dan sekitar pukul 06.30 WIB, Hari ditemukan sudah meninggal. Jenazah Hari berada di kali antara Lokawiratama Desa Leuwimalang dan Al Ikhlas Desa Jogjogan dalam keadaan tengkurap dan tersangkut batu kali.

“ Selanjutnya jenazah diamankan dan dibawa ke kediaman Bapak Hari Darmawan di TWM Ds. Cilember Kecamatan Cisarua,” kata dia.

Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Ciawi untuk divisum et reventum.

4 dari 4 halaman

Bos Matahari Departemen Store Hari Darmawan Meninggal

Dream - Pemilik Matahari Department Store, Hari Darmawan, meninggal dunia di Sungai Ciliwung, Cisarua, Bogor pada Sabtu, 10 Maret 2018. Jenazah Hari ditemukan pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB.

Kabar ini dibenarkan oleh Humas Taman Wisata Matahari, Teja Purwadi. Tetapi, dia belum bisa memberikan keterangan mengenai penyebab Hari meninggal.

" Benar, saya dapat kabar pagi tadi. Untuk sebabnya saya tidak bisa menjawab karena itu kewenangan keluarga," ujar Teja, dikutip dari pojoksatu.id, Sabtu, 10 Maret 2018.

Teja mengatakan jenazah Hari sudah dievakuasi. " Sekarang ada di RSUD Ciawi," kata Teja.

Belum ada keterangan resmi dari polisi terkait kronologis meninggalnya Hari. Kabar yang beredar, Hari ditemukan di Sungai Ciliwung.

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara