Disangka Penyihir, Bocah Dibiarkan Kelaparan

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 15 Februari 2016 11:03
Disangka Penyihir, Bocah Dibiarkan Kelaparan
Banyak bocah di Nigeria mengalami kekerasan hanya karena dituduh penyihir. Mereka lalu terlantar dan kelaparan di jalanan.

Dream - Seorang bocah di Nigeria dituduh sebagai seorang penyihir. Alhasil, bocah itu dibiarkan terlantar dan kelaparan hingga badannya kurus kering.

Dia lantas ditemukan oleh tim relawan kemanusiaan. Mereka lantas segera mengevakuasinya dan memberinya makan.

Momen memilukan tertangkap kamera ketika seorang relawan memberikan minuman kepada bocah itu. Foto itu lantas diunggah oleh pendiri African Children's Aid Education and Development Foundation, Anja Ringgren Loven.

" Saya telah melihat banyak kasus seperti ini di Nigeria dalam tiga tahun terakhir," tulis Anja.

" Ribuan anak dituduh sebagai penyihir dan kami melihat anak-anak disiksa, anak-anak mati, dan anak-anak ketakutan," kata dia.

" Gambar ini menunjukkan kenapa saya melawan. Kenapa saya menjual semua apa yang saya punya. Mengapa saya pindah ke kawasan yang belum dipetakan," tulis Anja.

Anja dan para relawan lain lantas merawat bocah itu. Dalam dua hari, kondisi bocah tersebut semakin membaik.

" Dia adalah anak kecil yang kuat. Untuk melihat dia duduk dan bermain dengan anak saya sendiri, bukanlah suatu keraguan, akan menjadi pengalaman terbesar dalam hidup saya," kata Anja.

(Ism, Sumber: metro.co.uk)

1 dari 3 halaman

Heboh Bayi Usia 2 Hari Dipaksa Berjalan

Dream - Sebuah pengobatan tak lazim dipraktikkan oleh seorang dukun di Assam, Morigaon, India. Dan praktik itu dilakukan terhadap bayi laki-laki yang baru berusia dua hari.

Dikutip Dream dari NDTV, Jumat 22 Mei 2015, bayi tersebut mengalami demam. Sehingga pada Senin, awal pekan ini, orangtuanya memanggil dukun perempuan yang di desa itu dikenal sebagai " dokter" .

Dan bukan obat yang diberikan. Dukun perempuan yang berusia sekitar 50 tahun itu memaksanya untuk " berjalan" . Sang dokter memegangi bagian belakang leher bayi itu. Dan memaksa bayi merah itu untuk berjalan beberapa langkah.

Namanya juga bayi. Apalagi baru lahir. Pasti belum bisa berjalan. Bayi itu menangis sejadi-jadinya. Adegan itu dilihat oleh warga desa yang berkerumun. Dan perawatan yang aneh itu segera dihentikan saat salah satu warga merekamnya dengan kamera telepon seluler.

Video pengobatan aneh itu segera menyebar luas. Polisi pun melakukan penyelidikan. Setelah itu, dukun perempuan tersebut ditangkap dan segera diajukan ke pengadilan. Sementara bayi laki-laki itu langsung dirawat di rumah sakit. 

Pemerintah setempat mengatakan, dukun-dukun di wilayah itu memang dengan mudah mempengaruhi masyarakat di wilayah Assam. Sebab, banyak warga yang kurang sadar dengan perawatan bayi dan ibu yang baru melahirkan.

" Bayi itu menderita demam, tapi kondisinya sekarang sudah sehat. Kami harus merombak sistim perawatan pasca kelahiran kami, telah diarahkan untuk meluncurkan promosi yang gencar," kata Rakesh Kumar, seorang pejabat senior di Morigaon. (Ism)  

2 dari 3 halaman

Demi Pacar, Gadis Sri Lanka Tertipu Dukun Ratusan Juta

Dream - Seorang gadis Sri Lanka meminta bantuan dukun India agar bisa menikah dengan kekasihnya. Gadis bernama Lankadeep itu terpaksa mengambil langkah itu karena ayahnya tidak kunjung menyetujui pemuda pilihannya.

Lankadeep bertemu dukun India saat menjadi tamu ayahnya. Ketika itu, ayah Lankadeep mengundang dukun India itu untuk membantu melancarkan bisnisnya.

Mengikuti jejak ayahnya, Lankadeep pun meminta bantuan dukun itu agar melunakkan hati ayahnya. Dengan harapan, hati sang ayah luluh dan menerima pemuda pilihannya.

Dukun tersebut pun setuju untuk membantunya dengan syarat Lankadeep menyediakan sejumlah uang. Syarat uang ini diajukan untuk menggelar ritual dengan menggunakan emas dan perak. Tak cuma itu, dukun mengatakan ritual harus digelar di India.

Persyaratan itu disetujui Lankadeep. Untuk tahap pertama, dia mengirim uang 60.000 rupee atau sekitar Rp 12,5 juta. Saking besarnya keinginan itu, Lankadeep pun berani menggadaikan perhiasan ibunya dan mengirim uang kepada dukun beberapa kali. Total uang yang dihabiskan mencapai 1,1 juta rupee atau sekitar Rp 229,9 juta.

Setelah beberapa waktu, Lankadeep justru tak melihat adanya perubahan sikap dalam diri ayahnya. Diapun memutuskan meminta uangnya kembali.

Lagi-lagi, dukun India itu mencoba menakut-nakuti Lankadeep dengan mengatakan nyawa ayahnya akan berada dalam bahaya jika uang itu dikembalikan. Alhasil, Lankadeep terpaksa terus membayarnya.

Tapi setelah beberapa bulan, Lankadeep pun mengakui perbuatannya kepada ayahnya dan melaporkan apa yang dialaminya ke polisi.

Akhirnya, dukun India itu ditangkap oleh Kepolisian Kollupitiya, Kolombo, Sri Lanka. Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

3 dari 3 halaman

Bayi Ini Sudah Suka Senyum saat Masih di Kandungan

Dream - Bayi Leo David Hargreaves yang kini berusia 5 bulan pantas mendapat julukan " Bayi Paling Suka Senyum" .

Betapa tidak, sejak masih di dalam kandungan ibundanya, Amy Cregg (24 tahun), Leo selalu tersenyum. Hal itu terlihat saat Amy melakukan USG 4 Dimensi saat kandungannya berusia 31 minggu.

Amy dan suaminya Leighton Hargreaves mengatakan Leo bahkan sering tersenyum hingga saat dia lahir pada 30 Juni lalu.

Kedua pasangan bahagia dari Accrington Lancashire, Inggris itu mengaku terkejut ketika melihat USG Leo.

" Aku dan Leighton benar-benar syok sekaligus takjub dengan hasil USG tersebut. Bahkan dokter dan perawat yang melakukan scan juga ikut heran," kata Amy.

Heboh Bayi Usia 2 Hari Dipaksa Berjalan© Telegraph

Senyum Leo begitu memikat hingga agen model dan perusahaan pakaian jadi Next tertarik untuk mengabadikan senyum imutnya itu dalam produk mereka.

Namun Amy dan Leighton tidak mau terburu-buru untuk mengomersilkan anak mereka. " Aku akan tertarik jika Leo sudah agak besar."

USG 4D itu dilakukan di Babybond Ultrasound Direct clinic di Burnley. Dengan scan 4D akan diketahui jenis kelamin, pertumbuhan dan berat calon bayi.

Seorang staf klinik mengatakan, " Kami kira bayi Ibu Ami itu adalah bayi yang paling suka tersenyum yang pernah kami lihat."

Beri Komentar