Ilustrasi Merokok (Foto: Mynewshub.cc)
Dream - Di beberapa negara, merokok di tempat umum dinyatakan sebagai perbuatan melanggar hukum. Hukumannya kebanyakan denda yang begitu mahal.
Tetapi, para perokok tampaknya harus berpikir ulang jika ingin merokok di tempat tempat umum di Filipina. Presiden Rodrigo Duterte telah menandatangani undang-undang anti rokok yang baru.
UU tersebut mewajibkan para perokok membayar denda jika kedapatan merokok di tempat umum. Sementara bagi pedagang yang menjual rokok di radius 100 meter dari kawasan sekolah dan tempat anak-anak berkumpul akan dihukum penjara.
Juru bicara Departemen Kesehatan, Eric Tayag, mengatakan lokasi yang masuk kawasan terlarang akan diumumkan 60 hari ke depan. Lokasi yang dimaksud dalam UU tersebut yaitu seperti SPBU, pusat perbelanjaan, dan taman.
Dalam UU itu disebutkan mereka yang pertama kali tertangkap merokok di tempat terlarang dikenai denda sebesar 500 peso, setara Rp134 ribu. Jika sudah tiga kali tertangkap, denda yang dikenakan sebesar 10.000 peso, setara Rp2,6 juta.
Sedangkan pedagang yang menjual rokok di kawasan terlarang akan dipenjara selama tiga tahun.
(Sumber: mynewshub.cc)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global