Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Sumber Foto: Facebook Basarnas)
Dream - Kapal penumpang KM Mutiara Sentosa 1 terbakar di Perairan Masalembo, Jumat 19 Mei 2017, pukul 19.30 WIB. Sejauh ini, tim Badan SAR Nasional (Basarnas) telah menemukan sejumlah korban.
Sebagaimana dilansir laman resmi Basarnas, Basarnas.go.id, laporan kecelakaan itu diterima dari SROP Surabaya beberapa jam setelah peristiwa. Berdasarkan laporan yang diterima, kapal penumpang tersebut diketahui berisi 178 orang, terdiri dari 134 penumpang dan 44 anak buah kapal (ABK).
Saat kejadian, kapten kapal memerintahkan seluruh orang untuk segera meninggalkan kapal dan menyelamatkan diri dengan menggunakan sekoci dan life jacket.
Kantor SAR Surabaya langsung mengerahkan ABK KN SAR Widura menuju lokasi terbakarnya kapal untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban. Kapal milik unsur SAR lainnya pun ikut terlibat dalam operasi pencarian ini.
Jumlah korban yang sudah ditemukan hingga saat ini sebanyak sepuluh orang, tujuh selamat dan tiga meninggal dunia. Korban tersebut dievakuasi oleh Kapal MV Meratus yang telah berada di lokasi.
Basarnas tidak hanya mengerahkan KNSAR Widura. Hari ini, Sabtu 20 Mei 2017, helikopter dauphin HR 3602 juga dikerahkan untuk melakukan pencarian melalui udara.
KN SAR milik Kantor SAR Denpasar, Mataram, dan Balikpapan, pun digerakkan untuk membantu proses pencarian korban.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya