MERS Merajalela, Kemenag Imbau Lansia Tak Berangkat Umrah

Reporter : Eko Huda S
Rabu, 7 Mei 2014 10:27
MERS Merajalela, Kemenag Imbau Lansia Tak Berangkat Umrah
Imbauan itu juga ditujukan untuk calon jamaah umrah yang tengah hamil dan masih berusia di bawah 12 tahun.

Dream - Kementerian Agama mengimbau calon jamaah umrah yang berusia 65 tahun ke atas agar tidak berangkat ke Mekah karena merebaknya penyakit Middle East Respitatory Syndrome-Cornona  (MERS-Cov) di Timur Tengah. Imbauan itu juga ditujukan untuk calon jamaah umrah yang tengah hamil dan masih berusia di bawah 12 tahun.

Menurut Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Anggito Abimanyu, Badan Kesehatan PBB (WHO) sudah menyatakan penyebaran MERS di Arab Saudi sudah dalam tingkat serius. Namun belum dinyatakan sebagai kondisi darurat.

Tak hanya untuk calon jamaah usia lanjut, ibu hamil, dan anak-anak. Imbauan menunda ibadah umrah juga ditujukan untuk calon jamaah yang mengidap penyakit kronis, seperti jantung, ginjal dan saluran pernafasan.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Fidiansyah mengingatkan calon jamaah umrah untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan mengenakan masker saat di Tanah Suci. Jamaah umrah juga diimbau tidak mengunjungi peternakan dan tempat pemotongan hewan.

“ Jika ada infeksi saliran pernafasan, agar segera berobat,” tutur Fidiansyah dikutip Dream dari laman resmi Kementerian Agama, Rabu 7 Mei 2014.

Dia menambahkan, Indonesia telah memasang " thermal body scanner" di berbagai bandara embarkasi, termasuk pelabuhan. Alat itu dipasang untuk mendeteksi panas tubuh mereka yang datang dari Timur Tengah. Sehingga jika ada yang terjangkit MERS segera terdeteksi.

Dalam dua tahun terakhir, sudah ada 396 kasus MERS di Arab Saudi. Sementara, sejak 2011 silam sudah ada 111 orang yang meninggal akibat MERS. Sementara seorang warga Medan, Sumatera Utara, meninggal Selasa kemarin setelah terjangkit MERS saat umrah.

Beri Komentar
Pengalaman Hidup Berharga Chiki Fawzi di Desa Ronting