Model Wanita Kanada Gabung Milisi Kurdi Gempur ISIS

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 6 Desember 2015 15:15
Model Wanita Kanada Gabung Milisi Kurdi Gempur ISIS
Hanna bergabung dengan YPG, batalion perempuan tentara nasional Kurdi dan bertempur di garis depan melawan ISIS.

Dream - Hanna Bohman merupakan seorang model di Kanada. Tetapi, dia kini lebih dikenal sebagai Pejuang Kurdi.

Hanna mengambil keputusan bergabung dengan para milisi Kurdi menyerang para ekstrimis ISIS. Dia bertempur dalam satuan YPG, batalion wanita dari pasukan nasionalis Kurdi pada Unit Perlindungan Rakyat.

" Jumlah mereka tampaknya tidak terlalu besar dan mereka sepertinya ingin melarikan diri," kata Hanna kepada Bussiness Insider. " Saya duga kekuatan mereka yang berpengalaman tengah berkonsolidasi di Mosul dan Raqqa, dan di sanalah pertempuran besar mungkin akan terjadi."

Hanna mengatakan ISIS sebenarnya bukan kelompok yang begitu kuat. Menurut dia, mereka memanfaatkan media sosial untuk membangun citra ISIS adalah kelompok kuat.

Hanna resmi bergabung dengan Batalion YPG pada Maret lalu setelah terbang meninggalkan kota kelahirannya di Vancouver. Sesaat setelah bergabung, dia langsung terlibat kontak senjata dengan kelompok ISIS.

Dalam batalion tersebut, Hanna mengatakan dia bersama sejumlah pejuang lain berusaha masuk ke kawasan yang dikuasai ISIS menggunakan kendaraan tempur. Dia mengaku pengalaman itu begitu menegangkan lantaran harus bertempur dengan lawan yang terus bersembunyi.

" Sopir yang panik segera meminta bantuan melalui ponsel maupun radio, dan itu merupakan ketegangan tertinggi yang pernah saya rasakan, yaitu saat kami tidak tahu di mana posisi ISIS," ungkap dia.

Hari berikutnya, Hanna dan beberapa tentara lain dikirim ke Til Abyad, kota kecil di dekat perbatasan Suriah-Turki yang dikuasai ISIS. Peristiwa yang mereka alami sama dengan hari sebelumnya, bertempur melawan musuh yang bersembunyi.

" Enam orang anggota kami seharusnya bisa melawan 100 orang ISIS, tapi tetap saja, kami melompat ke dalam tank," terang dia.

Meski kerap merasakan sendiri ketegangan saat kontak senjata terjadi, Hanna tidak mau mundur. Dia tetap ingin berada di garda depan pasukan Kurdi menggempur ISIS.

Sumber: metro.co.uk

Beri Komentar
Ria Irawan Larang Rano Karno Jenguk Dirinya, Kenapa?