Nelayan Muara Gembong Temukan Potongan Kaki, Diduga Korban Sriwijaya Air

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 19 Januari 2021 11:21
Nelayan Muara Gembong Temukan Potongan Kaki, Diduga Korban Sriwijaya Air
Potongan kaki tersebut diduga merupakan milik salah satu korban pesawat Sriwijaya SJ 182.

Dream - Seorang nelayan Pantai Muara Gembong Kabupaten Bekasi, menemukan potongan tubuh manusia berupa telapak kaki. Potongan kaki tersebut diduga merupakan milik salah satu korban pesawat Sriwijaya SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Bagian tubuh itu pertama kali ditemukan Tabroni, 50 tahun, saat dirinya hendak melihat tambak di Kampung Muara RT 04 RW 05 Desa Pantai Bahagia, Muaragembong.

" Kondisi laut saat itu sedang pasang. Pas saya melintas, saya lihat benda mencurigakan. Pas saya dekati ternyata potongan kaki manusia," kata Tabroni, Senin 18 Januari 2021.

1 dari 6 halaman

Langsung Dilakukan Identifikasi

Temuan itu pun langsung dilaporkan ke RT setempat, dan diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas yang mendatangi lokasi, kemudian melakukan identifikasi potongan kaki yang tersangkut di perairan pantai Muaragembong.

" Kami mendapat laporan adanya temuan potongan tubuh berupa kaki manusia di pantai Muaragembong, dan langsung kami tindaklanjuti," ujar Kapolsek Muaragembong, AKP Dhana Dhono Vhernandie.

Polisi belum bisa memastikan apakah bagian tubuh itu merupakan korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 atau bukan. Potongan kaki selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi.

" Kami belum dapat menyimpulkan. Untuk itu kami langsung membawa ke RS Polri Kramat jati untuk dilakukan autopsi," pungkas Dhana.

 

2 dari 6 halaman

29 Jenazah Teridentifikasi

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu 9 Januari 2021. Pesawat yang membawa 62 penumpang itu, hilang kontak beberapa menit usai lepas landas.

Seluruh penumpang dipastikan tewas dalam insiden tragis tersebut. Dari keseluruhan korban, sudah 29 jenazah yang berhasil diidentifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Hingga saat ini, upaya pencarian korban masih terus dilakukan.

Sumber: liputan6.com

3 dari 6 halaman

Orang Tua & Nenek Korban Sriwijaya Air SJ Teridentifikasi, Putranya Masih Hilang

Dream - Pasangan suami istri Rizki Wahyudi dan Indah Halimah Putri yang turut dalam penerbangan Sriwijaya Air SJ 182 berhasil teridentifikasioleh Tim DVI Mabes Polri. Namun, putra kecil mereka hingga kini masih dalam pencarian.

Arkana Nadhif yang baru berusia tiga bulan, buah hati pasangan Rizki dan Indah, ikut menjadi korban kecelakaan pesawat yang jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu 9 Januari 2021 lalu.

Selain orang tua Arkana, sang nenek yang merupakan ibunda Rizki Wahyudi bernama Rosi Wahyuni, 51 tahun, juga telah teridentifikasi.

Dilansir dari pojoksatu.id, jasad pasangan ini akan dimakamkan secara terpisah. Indah Halimah akan dimakankan di Palembang, sementara sang suami Rizki Wahyu dan ibundanya akan dimakamkan di Bangka Belitung.

4 dari 6 halaman

Dimakamkan Terpisah

Paman Rizki Wahyudi, Rapin, 40 tahun, pada Sabtu 17 Januari 2021 mengatakan jenazah Rosi Wahyuni dan Rizki Wahyudi akan dibawa ke Bangka, Kota Pangkalpinang, Selasa 19 Januari 2021.

“ Jenazah Insyaallah akan dibawa pulang ke Kota Pangkalpinang hari Selasa ini 19, Januari 2021 dan akan langsung dimakamkan di perkuburan jalan mentok,” sebutnya.

Sementara jenazah Indah Halimah Putri, sudah tiba di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Minggu 17 Januari 2021 pukul 14.39 WIB untuk segera dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Ogan Ilir.

Unsur SAR dan keluarga menjemput peti jenazahnya di Terminal Kargo Bandara SMB II Palembang dengan diawali serah terima dari perwakilan Sriwijaya Air ke keluarga.

“ Kami antarkan Indah sampai ke peristirahatan terakhirnya (pemakaman), itu tanggung jawab kami,” kata Branch Manager Sriwijaya Air Palembang, Yudho usai serah terima.

Rencananya jasad Indah akan dikuburkan hari ini juga di pemakaman keluarganya di Desa Sungai Pinang II yang memakan satu jam perjalanan dari Kota Palembang.

 

5 dari 6 halaman

Indah Halimah Putri tercatat dalam manifes pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021.

Indah diketahui terbang menuju Pontianak bersama suaminya Rizki Wahyudi (27) dan anaknya Arkana Nadhif yang baru berusia tiga bulan.

Dalam penerbangan naas itu pasangan suami istri itu juga membawa ibu kandung Rizki yaitu Rosi Wahyuni dan Nabila (keponakan Rizki).

6 dari 6 halaman

Rizki Wahyudi diketahui bekerja di Taman Nasional Palung Ketapang Kalimantan Barat.

Sementara Jasa Raharja cabang Sumatera Selatan juga telah memberikan santunan kepada keluarga Indah sebesar Rp50 Juta pada 14 Januari 2021 tidak lama setelah jasad Indah teridentifikasi tim DVI Mabes Polri.

Sumber: pojoksatu.id

Beri Komentar