Anies Baswedan Tutup 17 Destinasi Wisata, Kenapa TMII Buka?

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 20 Maret 2020 07:02
Anies Baswedan Tutup 17 Destinasi Wisata, Kenapa TMII Buka?
Jumlah pengunjung menurun drastis.

Dream - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tidak melakukan penutupan meski Pemerintah Provinsi DKI sudah menutup beberapa destinasi wisata. TMII belum memutuskan untuk menutup total. 

" Sampai saat ini belum ada keputusan tutup total dari pimpinan," kata kata Humas TMII, Sahda Silalahi, Kamis, 19 Maret 2020. 

TMII mengaku sudah menyiapkan langkah antisipatif seiring melonjaknya pengidap Covid-19. TMII menyiapkan alat pengecekan suhu dan handsanitizer bagi pengunjung.

" Juga penyemprotan disinfektan di lingkungan TMII," ujarnya lagi. 

Saat ini, TMII baru menutup anjungan DKI Jakarta dan Museum Pemadam Kebakaran. Langkah itu diambil karena kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang ingin warga melakukan karantina mandiri dan social distancing.

Sahda menyebut, meski buka dan ada aktivitas dari rumah selama 14 hari, TMII mengalami penurunan pengunjung. Meski demikian, tidak disebutkan berapa persen penurunan yang terjadi. " Itu (sepi) tidak dapat dipungkiri," ucap dia.

Informasi yang diterima, ada karyawan di anjungan tertentu yang merasa ketakutan karena masih dibukanya TMII ini. Sementara, Pemda DKI sudah melakukan penutupan di sejumlah destinasi wisata lain. 


Di akun Instagram miliknya, TMII terus menjaga dan memberikan pelayanan bagi pengunjung. Tim TMII melakukan serangkaian penyemprotan disinfektan dan fooging di area Museum Komodo dan Taman Reptil.

" Rencana Disinfeksi dan Fogging akan berlangsung setiap 3 kali dalam seminggu pada tanggal 16 , 18 , 20, 23, 25, 27 Maret 2020," tulis mereka.

1 dari 6 halaman

17 Destinasi Wisata Jakarta Ditutup Akibat Corona

Dream - Pemprov DKI melakukan penutupan belasan tempat wisata di Jakarta, selama dua minggu akibat wabah virus corona.

" Semua destinasi wisata dan tempat hiburan milik Pemprov DKI Jakarta akan ditutup selama dua minggu ke depan. Transportasi umum tetap berjalan. HBKB atau CFD ditiadakan dua minggu ke depan," ujar Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta dilansir dari Merdeka.com, Jumat 13 Maret 2020.

Penutupan destinasi wisata dan car free day ini dilaksanakan untuk meminimalkan kegiatan masyarakat di ruang terbuka, sehingga penyebaran virus tidak akan terjadi secara masif.

Berikut daftar destinasi wisata yang ditutup sementara untuk pembersihan area menggunakan disinfektan.

1. Kawasan Monas
2. Ancol
3. Kawasan Kota Tua
4. TM Ragunan
5. Anjungan DKI
6. Taman Ismail Marzuki
7. PBB Setu Babakan
8. Rumah Si Pitung
9. Pulau Onrust
10. Museum Sejarah Jakarta
11. Museum Prasasti
12. Museum MH. Thamrin
13. Museum Seni Rupa dan Keramik
14. Museum Tekstil
15. Museum Wayang
16. Museum Bahari
17. Museum Joang 45

Meski begitu, sarana dan prasarana umum tetap beroperasi seperti biasa. " Kita sudah menyiapkan protokol untuk acara-acara di perkantoran, perumahan, kegiatan-kegiatan ibadah keagamaan, kami siapkan. Akan kami siarkan kepada seluruh masyarakat," imbuh Anies.

2 dari 6 halaman

Anies Ungkap Peta Sebaran Virus Corona di Jakarta

Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memaparkan peta sebaran Corona di wilayahnya. Tercatat kasus terkait corona sudah ada di hampir semua kecamatan di ibu kota.

" Kasus-kasus yang sekarang diperiksa, Covid-19, sebaran cukup luas, beberapa hari yang lalu di wilayah selatan, hari ini sudah menyebar di semua tempat, kita tidak punya cukup waktu untuk menunggu, kita memiliki kewajiban untuk melindungi semua," kata Anies dalam jumpa pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat 13 Maret 2020.

Menurutnya Anies, penting sekali untuk bergerak cepat. Transparansi, kata dia, harus ada sehingga perlindungan bisa dilakukan.

" Tanpa kecepatan dan tanpa transparansi, kita sulit untuk bisa mencegah terjadinya penularan," ujar dia.

Anies kemudian menunjukkan slide paparan sebaran kasus positif corona di Jakarta. Data statistik itu menunjukkan kawasan Jakarta Selatan paling banyak titiknya.

" Penularan yang tercepat adalah lewat kontak, karena itulah kalau lihat statistiknya, terjadinya kontak itu membuat potensi tertular meningkat 38 kali, lebih tinggi daripada tidak melakukan kontak langsung," tutur Anies.

Ini Petanya

Peta Sebaran Corona di DKI Jakarta© Dokumentasi Pemprov DKI via Liputan6.com

Sesuai slide paparan itu, terlihat sebaran virus corona ada di wilayah Cilandak, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, hingga Jagakarsa.

Anies meminta kepada seluruh masyarakat Jakarta untuk memprioritaskan kegiatan di rumah dan lingkungan sekitar dan mengurangi kegiatan di tempat-tempat yang ramai.

" Sebisa mungkin membatasi interaksi dengan kerumunan dan orang orang banyak. Tapi sebisa mungkin berkegiatan secara terbatas. Ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan terburuk penularan,"

Sumber: Liputan6.com/Ika Defianti

3 dari 6 halaman

Masjid Istiqlal Tetap Gelar Sholat Jumat

Dream - Masjid Istiqlal tetap menggelar sholat Jumat pekan ini. Agenda tersebut sesuai dengan jadwal rutin yang selama ini dilaksanakan.

" Untuk besok, minggu ini, sampai detik ini belum ada perubahan, kami tetap melaksanakan sholat Jumat," ujar Kepala Bagian Humas Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, dikutip dari Merdeka.com.

Abu Hurairah mengatakan pihaknya menyediakan alat pemindai suhu tubuh dan hand sanitizer. Ini sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona.

Nantinya, jemaah yang datang akan diperiksa suhu tubuhnya sebelum masuk masjid. Selain itu, ada lima botol hand sanitizer disediakan di dua pintu masuk utama.

" Saat ini hanya dua dari tujuk pintu yang aktif disebabkan sedang renovasi masjid," kata dia.

Tak hanya itu, petugas akan menyemprotkan disinfektan dua sampai tiga kali dalam sepekan. Waktu pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi yang terjadi di Indonesia.

" Untuk penyemprotan disinfektan yang pasti kami lakukan secara berkala nanti," kata dia.

Terkait personel yang bertugas, Abu Hurairah mengatakan semua dilakukan oleh petugas dan karyawan Masjid Istiqlal. Mereka dalam rentang usia produktif antara 20-30 tahunan.

Para petugas juga akan dibekali masker dan cairan pembersih tangan. Khusus untuk petugas penghitung uang infak jemaah, diharuskan memakai masker dan sarung tangan.

Sumber: Merdeka.com/Tri Yuniwati Lestari

4 dari 6 halaman

Menag: Masjid Istiqlal Insya Allah Tetap Gelar Ibadah Ramadan

Dream - Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan Masjid Istiqlal tetap melaksanakan ibadah Ramadan baik berbuka, sholat Tarawih, dan Witir. Dia meyakini virus corona baru alias Covid-19 tidak akan menjangkiti jemaah.

" InsyaAllah bila tidak ada perubahan, penyelenggaraan buka puasa Ramadan, sholat Tarawih serta sholat Witir tahun ini dapat digelar di Masjid Istiqlal," ujar Fachrul.

Tetapi, Fachrul meminta jemaah untuk menjaga kesehatan. Jika merasa kurang enak badan, dia menyarankan sebaiknya tidak pergi ke masjid.

" Kalau suhu tubuhnya dinyatakan tidak normal, maka disarankan jemaah tidak memasuki masjid demi kenyamanan dan kesehatan jemaah lainnya," kata dia.

Tak hanya itu, Fachrul juga meminta seluruh masjid di Indonesia dibersihkan secara menyeluruh untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para jemaah dari ancaman virus corona.

" Kami mengimbau seluruh masjid di Tanah Air untuk menggulung karpet dan melakukan pembersihan menyeluruh guna memberikan rasa nyaman dari risiko penularan virus corona kepada umat dalam menjalankan ibadah," terang Fachrul.

Dia juga meminta masjid juga menyediakan alat deteksi suhu tubuh untuk memastikan tidak ada jemaah sedang sakit memaksakan diri sholat di masjid.

5 dari 6 halaman

Ikhtiar Cegah Virus Corona, Menag Imbau Karpet Rumah Ibadah Sementara Digulung

Dream - Menteri Agama, Fachrul Razi mengimbau seluruh umat beragama membersihkan tempat ibadah sebagai tindakan kewaspdaan terhadap penyebaran virus corona baru. 

" Sebagai ikhtiar kita mencegah penyebaran Covid-19, saya ajak umat untuk bersama-sama melakukan aktivitas bersih-bersih rumah ibadah," ujar Fachrul, Jumat, 13 Maret 2020.

Selain bersih-bersih, Fachrul juga meminta pengurus tempat ibadah menggulung dan menyisihkan sementara karpet di rumah ibadah.

" Gulung dan sisihkan sementara karpet yang ada di rumah ibadah. Semprot ruang peribadahan dengan disinfektan," ucap dia.

Kepada umat Islam, Fachrul berpesan agar menjaga dan memastikan kondisi tubuhnya dalam keadaan sehat. Aktivitas peribadahan sedapat mungkin tidak memakan waktu yang panjang.

" Jangan lupa membawa sajadah sendiri. Pesan khutbah diharapkan juga menekankan pentinganya menjaga kebersihan dan kesehatan," kata dia.

6 dari 6 halaman

Jemaah yang Sedang Flu dan Demam?

Dia juga mengingatkan umat Islam untuk sementara menghindari jabat tangan, berpelukan dengan menempelkan pipi, dan aktivitas yang membutuhkan kontak fisik.

Selain itu, Fachrul juga mengajak pengurus rumah ibadah melakukan upaya preventif pencegahan penyebaran Covid-19, dengan menyemprot disinfektan, sabun di toilet dan air wudhu.

Jika memungkinkan, pengurus rumah ibadah menyiapkan alat pendektsi tubuh dan hand sanitizer bagi jemaah.

" Jemaah yang sedang mengalami demam, batuk, dan flu, disarankan tidak memasuki rumah ibadah demi kenyamanan dan kesehatan jemaah lainnya,” ujar dia.(sah)

Beri Komentar