Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pembeli Nasi Kandar Harus Jalani Tes Covid-19 (World Of Buzz)
Dream - Patuh pada peraturan di tengah pandemi Covid-19 sangat penting. Jika tidak, dampaknya bisa ke orang lain.
Seperti kasus di Malaysia ini. Seorang pedagang nasi kandar ngotot mengabaikan aturan karantina mandiri dan meremehkan Covid-19.
Akibatnya, seluruh pembeli di warung nasi tersebut harus menjalani tes Covid-19. Karena ternyata, si pedagang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona.
Grup Facebook Penang Kini memajang beberapa foto, menunjukkan sejumlah orang sedang antre menunggu giliran pemeriksaan Covid-19. Mereka ternyata pernah mengunjungi kedai Nasi Kandar Napoh, Jitra di Perak.
Enam orang pengelola kedai, termasuk pemilik, dinyatakan positif Covid-19. Mereka adalah warga negara India.
Pemilik kedai ditahan dan dikenai denda 1.000 ringgit, setara Rp3,4 juta karena tidak mau menjalankan aturan karantina mandiri selama 14 hari usai kembali dari India pada 13 Juli. Setelah dites, dia dinyatakan positif dan telah menulari lima orang pegawainya.
Kepala Kepolisian Distrik Kubang Pasu, Superintendan Mohd Ismail Ibrahim, mengatakan kedai tersebut langsung ditutup. Kemudian orang-orang yang pernah datang ke kedai itu antara tanggal 13-24 Juli diminta untuk memeriksakan diri.
" Kami sarangkan mereka yang berkunjung ke kedai tersebut dan kontak dekat dengan mereka yang positif untuk segera datang ke kantor kesehatan distrik atau klinik kesehatan terdekat untuk dites," kata Ibrahim.
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata yang datang ke kedai tersebut tidak hanya warga sekitar. Tetapi juga sopir truk dari Bukit Kayu Hitam, Perlis, yang kemudian pergi ke arah selatan dan kini tidak teridentifikasi.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya