WHO: Pandemi Corona Berdampak Puluhan Tahun

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Minggu, 2 Agustus 2020 12:26
WHO: Pandemi Corona Berdampak Puluhan Tahun
tak hanya dari segi kesehatan, melainkan juga perekonomian global.

Dream - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut pandemi corona sebagai bencana global yang berdampak lama. Krisis ini diprediksi akan terasa hingga puluhan tahun ke depan.

" Pandemi ini merupakan krisis kesehatan sekali dalam seabad, yang dampaknya bakal terasa hingga puluhan tahun ke depan," kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, Reuters melaporkan, dikutip dari Liputan6.com, Minggu 2 Agustus 2020.

Pandemi yang disebabkan oleh virus Covid-19 ini telah menjangkit lebih dari 17 juta orang di seluruh dunia. Sejak pertama kali dilaporkan di Wuhan, China, virus tersebut sudah merenggut lebih dari 670 ribu korban jiwa.

Seluruh dunia telah berjuang mempertahankan kondisi negara mereka. Termasuk Amerika Serikat, Brazil, Meksiko dan Inggris yang sedang mencari metode penanganan yang lebih efektif.

1 dari 4 halaman

Tak hanya menimbulkan korban jiwa, pandemi Covid-19 juga berimbas pada berbagai sektor industri. Perekonomian di berbagai wilayah menjadi tidak stabil. Terutama dengan adanya pembatasan wilaya serta aktivitas guna memutus rantai penularan Covid-19.

Lebih dari 150 perusahaan farmasi kini tengah berjuang membuat vaksin untuk membasmi virus tersebut. Namun berdasarkan penyataan resmi WHO pekan lalu, vaksin tidak dapat diprediksikan hingga awal 2021.

" Hasil awal dari riset serologi (antibodi) menunjukkan gambar yang konsisten: sebagian besar orang di dunia masih rentan terhadap virus ini, bahkan di daerah yang pernah menjadi wabah parah sekali pun," ujar Tedros.

Menurut Tedros, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab sehingga dibutuhkan pengetahuan lebih mengenai virus ini.

" Banyak negara yang yakin bahwa mereka yang telah melewati masa tersulit, kini sedang bergulat dengan wabah virus corona baru. Sejumlah negara yang tidak begitu berdampak, kini menyaksikan lonjakan kasus maupun kematian," imbuhnya.

2 dari 4 halaman

Update Corona 1 Agustus: Jumlah Pasien Sembuh Lebih Tinggi dari Kasus Baru

Dream - Jumlah pasien Covid-19 yang terkonfirmasi positif untuk sementara sedikit menjinak. Setelah dua kali menyentuh angka di atas 2000 kasus, hari ini pasien positif Covid-19 dilaporkan bertambah 1.560 orang.

Kabar baik juga datang dari jumlah pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 2.012 orang.

Mengutip data terbaru Covid-19.go.id, Sabtu, 1 Agustus 2020, total jumlah kasus pasien positif Covid-19 di awal bulan ini telah mencapai 109.936 orang.

 

3 dari 4 halaman

Tiga provinsi di pulau Jawa menduduki peringkat sebanyak daerah dengan kasus positif terbanyak di Indonesia. Ketiganya adalah Jawa Timur sebanyak 22.089 kasus (20,4% dari total kasus Covid-19), DKI Jakarta 21.399 kasus (19,7%), dan Jawa Tengah 9.516 kasus (8,8%).

Dua provinsi lain yang mencatat kasus positif Covid-19 terbanyak adalah Sulawesi Selatan sebanyak 9.422 kasus (8,7%), dan Jawa Barat 6.532 kasus (6,0%).

Update Corona 1 Agustus 2020© Covid19.go.id

 

4 dari 4 halaman

Hingga saat ini sebanyak 67.919 orang pasien Covid-19 terkonfirmasi dinyatakan telah sembuh. Sementara total kasus meninggal dunia dilaporkan berjumlah 5.193 orang atau 4,7 persen dari kasus terkonfirmasi. Hari ini dilaporkan sebnayak 62 orang meninggal dunia karena Covid-19.

Sementara itu jumlah pasien yang masih dalam perawatan tercatat berjumlah 36.824 orang atas 33,5 persen dari jumlah terkonfirmasi.

Beri Komentar