10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
(Foto: Shutterstock.com)
Dream - Setelah Sinovac, Indonesia resmi memesan 50 juta dosis potensial vaksin Covid-19 AstraZeneca. Vaksin ini merupakan produk farmasi yang dikembangkan Universitas Oxford Inggris diberi nama AZD1222.
Pemesanan awal ini ditandai dengan penekenan Perjanjian Pembelian di Muka oleh Direktur Utama PT Biofarma, Honesty Basyir dan Direktur Keuangan & Mitra Bisnis PT Biofarma, IGN Suharta Wijaya dengan Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, Se Whan Chon pada Rabu, 30 Desember 2020. Penandatangan tersebut disaksikan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
Perjanjian ini merupakan tindak lanjut atas penandatanganan komitmen oleh Kementerian Kesehatan Indonesia dengan AstraZeneca pada Oktober lalu. Sedangkan pengiriman pertama vaksin potensial diharapkan bisa dilakukan pada mulai awal hingga pertengahan 2021.
" Otorisasi vaksin yang dilakukan oleh Badan Pengelola Obat dan Kesehatan Inggris telah menyatakan bahwa vaksin tersebut aman dan efektif, serta akan membantu kita untuk terus melindungi masyarakat Indonesia dan mempercepat upaya Negara untuk memerangi pandemi," ujar Budi dalam keterangan tertulis.
Presdir AstraZeneca Indonesia, Se Whan Chon, mengungkapkan kebanggaan dapat mendukung strategi Pemerintah dalam menangani Covid-19. Pihaknya siap menyediakan 50 juta dosis potensial AZD1222 untuk Indonesia secara nirlaba.
" Saya berterima kasih atas bimbingan dan kepemimpinan Pemerintah, dan kami juga berharap dapat memperdalam kolaborasi kita di masa depan," kata Chon.
Dengan adanya perjanjian ini, AstraZeneca berkomitmen memperluas kapasitas produksi untuk memastikan ketersediaan pasokan vaksin AZD1222 bagi Indonesia. Upaya ini dilakukan berbarengan dengan dilangsungkannya uji klinis AZD1222 di Amerika Serikat, Inggris, Brasil, Afrika Selatan, Jerman, Rusia, Kenya, dilanjutkan di Eropa dan China.
Uji klinis dijalankan melibatkan 60 ribu relawan dari sejumlah negara. Sedangkan analisis sementara uji klinis tahap III yang dimuat di jurnal Lancet menujukkan hasil yang menyatakan vaksin AZD1222 aman dan efektif untuk mengatasi Covid-19.
Vaksin ini dapat disimpan dalam suhu 2-8 derajat Celcius. Sehingga memungkinkan bagi negara-negara berpenghasilan rendah menggunakan vaksin ini.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli