Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Spanduk Penolakan Menyolati Jenazah (merdeka.com)
Dream - Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan telah menurunkan puluhan spanduk penolakan menyolati jenazah pendukung penistaan agama yang sebelumnya banyak muncul di sejumlah titik. Penurunan itu berlangsung sejak hari Sabtu (11/3/2017).
"Jadi kemarin Sabtu sudah dilaporkan 23 yang dicopot. Sekarang sudah 147 spanduk dicopot," ujar Sumarsono, dilansir merdeka.com, Senin, 13 Maret 2017.
Sumarsono mengatakan penurunan spanduk tersebut tidak hanya dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja. Sejumlah warga dan tokoh masyarakat ikut bernisiatif menurunkan spanduk tersebut.
"Saya terima kasih kepada warga dan tokoh masyarakat yang ikut berpartisipasi menurunkan spanduk sendiri," kata Sumarsono.
Selanjutnya, Sumarsono menduga spanduk-spanduk tersebut berasal dari beberapa sumber, namun tidak banyak. Indikasinya terlihat dari perbedaan tulisan dari setiap spanduk yang diturunkan.
"Kemungkinan ya, tidak banyak sumber. Kalau banyak kan satu spanduk satu sumber. Kalau hurufnya sama dicetak bersama kan berarti ada yang menggerakkan," kata dia.
Selebihnya, Sumarsono menyerahkan proses hukum atas pemasangan spanduk provokatif tersebut kepada kepolisian.
"Aspek pidananya ya urusan polisi untuk menyelidiki lebih lanjut. Polisi pasti menyelidiki aspek-aspek pengamanan. Intelijen pasti sudah bergerak," kata Sumarsono.
(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

