Lauren Paliyama Dan Edwin Hitipieuw Terduga Pelaku Pembacokan Hermanysah (Foto: Dream.co.id/Ilman Nafi'an)
Dream - Irina, istri Hermansyah dipanggil ke Mapolresta Depok untuk dipertemukan dengan terduga pelaku pembacokan suaminya. Pertemuan itu untuk memastikan apakah benar dua pelaku bernama Lauren Paliyama dan Edwin Hitipieuw yang menganiaya suaminya.
" Tadi sudah kita konfirmasi ke istri korban. Dia membenarkan dua itu pelakunya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana saat dikonfirmasi, Rabu, 12 Juli 2017.
Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho menuturkan, saat pertemuan Irina masih dalam keadaan trauma. Sehingga, polisi belum dapat banyak meminta keterangan darinya.
" Kondisinya masih syok," ujar Teguh.
Sebelumnya, tim gabungan Polresta Depok, Polres Metro Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya menangkap Lauren dan Edwin di Jalan Raya Sawangan, Depok, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi. Keduanya ditangkap setelah pulang dari Bandung, Jawa Barat.
© Dream
Dream - Polresta Depok berhasil menangkap dua pelaku pembacokan ahli IT Institut Teknologi Bandung (ITB) Hermansyah. Keduanya diketahui bernama Laurens Paliyama dan Edwin Hitipieuw.
Wakapolresta Depok, AKBP Faizal Ramdhani, menjelaskan insiden itu diawali senggolan mobil Avanza milik korban dengan mobil Honda City yang dikemudikan Edwin. Dalam pemeriksaan, pelaku mengatakan senggolan terjadi karena mobil pelaku berusaha menghindari bus.
" Kronologi yang disampaikan kemarin, kendaraan (korban dan pelaku) sempat serempetan," kata Faizal di Mapolresta Depok, Rabu, 12 Juli 2017.
Setelah terjadi senggolan, Hermansyah mengejar dan menghentikan mobil pelaku dengan memalangkan mobilnya. Hermansyah juga diketahui sempat marah-marah ke pelaku.
Tiba-tiba ada satu mobil menghampiri Hermansyah dan Edwin yang tengah terlibat adu mulut. Mobil tersebut dikemudikan Laurens, yang kemudian membacok Hermansyah.
" Mobil korban ini memalang mobil tersangka, dan kemudian tersangka dan korban ini turun," katanya.
© Dream
Dream - Sebelum menganiaya ahli IT dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Hermansyah, para pelaku pergi ke tempat hiburan malam terlebih dulu. Mereka pulang dalam kondisi mabuk.
" Jadi informasi yang bersangkutan, dia (pelaku) malam itu habis dari dugem dan minum miras," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di kantornya, Jakarta, Rabu 12 Juli 2017.
Saat perjalanan menuju rumahnya, kata Argo, para pelaku dalam keadaan mabuk. Pelaku bernama Edwin Hitipieuw mengendarai mobil dengan cara zig-zag. Di Tol Jagorawi, Edwin kemudian menyenggol mobil yang dikendarai Hermansyah.
Hermansyah kemudian mengejar mobil yang dikendarai Edwin dan akhirnya berhenti di Tol Jagorawi KM 6. Saat itu, Hermansyah dan Edwin sempat cekcok.
Tiba-tiba ada satu mobil lagi yang menghampiri Hermansyah. Mobil itu dikendarai Laurens Paliyama. Laurens langsung menyerang Hermansyah dengan pisau dapur hingga berlumuran darah.
" Jadi dia merasa mobilnya disenggol saja, kemudian dihentikan korban, dia marah spontan ya. Dia turun dan temannya langsung mengejar. Makanya lagi kami dalami," ucap Argo.
Advertisement


Buang bin Muhammad Ali alias Ali Wallace, Asisten Alfred Russel Wallace yang Terlupakan

Beda Tenis, Padel, dan Squash: Mengenal Tiga Olahraga Raket yang Sering Tertukar

Apa Makna SPL pada Parfum? Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Sembelit pada Balita: Penyebab dan Cara Mengatasinya secara Alami

Konsep Moral Ambition dari Rutger Bregman: Ketika Ambisi Tidak Lagi Diukur dari Jabatan dan Kekayaan
