Pesantren Tahfiz Alquran Ittifaqiyah Kuala Lumpur Terbakar Hebat Tadi Pagi (bbc.com)
Dream - Musibah kebakaran hebat melanda sebuah pesantren tahfiz Alquran di Kuala Lumpur, Malaysia, pagi tadi. Kamis 14 September 2017. Sebanyak 24 santri dan guru meninggal dalam musibah tersebut.
Api melalap Pesantren Tahfiz Quran Ittifaqiyah sekitar pukul 05.40 waktu setempat. Bangunan pesantren dilengkapi jendela kaca kusen logam membuat para korban terjebak di dalam.
" Ini merupakan musibah kebakaran memilukan di negara ini dalam kurun waktu 20 tahun terakhir," ujar Direktur Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kuala Lumpur, Khirudin Drahman, kepada AFP.
BBC melaporkan informasi awal menyebut jumlah korban meninggal ada 25 orang. Tetapi, polisi merevisi jumlah tersebut.
Polisi menyatakan ada 22 santri tahfiz meninggal, semuanya pria antara usia 13 hingga 17 tahun. Juga terdapat dua pengajar meninggal.
© Dream
Sejumlah gambar beredar menunjukkan bagian dalam lantai atas gedung pesantren itu. Di lantai itu, yang digunakan para santri untuk tidur, kebakaran hebat terjadi.
" Bangunan itu dikelilingi kusen logam yang tidak bisa dibuka dari dalam. Para santri, setelah menyadari adanya api dan asap tebal, mencoba menyelamatkan diri melalui jendela," ujar Wakil Direktur Operasional Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Soiman Jahid.
" Karena kusen logam itu, mereka tidak bisa melarikan diri," ucap Soiman.
Salah satu warga yang tinggal di dekat pesantren mengaku sempat mendengar teriakan para santri. Dia juga menyaksikan kobaran api.
" Anak-anak menangis meminta bantuan, tapi saya tidak bisa menolong mereka karena pintu sudah terbakar," kata warga yang menyaksikan musibah memilukan itu.
Kepala Kepolisian Kuala Lumpur, Amar Singh, mengatakan jasad para korban terbakar sepenuhnya. " Sayangnya, hanya ada satu jalur masuk, sehingga mereka tidak bisa melarikan diri. Seluruh jasad yang ditemukan saling bertumpuk," ucap Amar.
Pejabat mengatakan tim pemadam kebakaran tiba beberapa saat setelah api berkobar. Api berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam.
Sejumlah santri yang selamat segera dilarikan ke rumah sakit. Sebagian dari mereka mengalami sesak nafas akibat asap tebal. Perdana Menteri Najib Razak berkicau di akun Twitternya, menyampaikan duka yang mendalam atas musibah ini.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya