Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Inggris Rancang Pesawat Tanpa Jendela (Daily Mail)
Dream - Sebuah perusahaan di Inggris membuat keputusan revolusioner di dunia penerbangan. Perusahaan ini tengah merancang pesawat komersial tanpa jendela. Namun para penumpang bisa menikmati pemandangan di luar pesawat. Atau mengakses internet atau mengecek email, melalui layar sentuh pada dinding pesawat, di atas ketinggian 3.500 kaki.
Menurut Daily Mail, Senin 27 Oktober 2014, dalam rancangan ini, jendela pesawat akan diganti dengan layar ultra-tipis dan sangat fleksibel. Layar sentuh inilah yang bisa menampilkan suasana di luar pesawat yang berhasil ditangkap oleh kamera di luar kabin. Melalui layar itu pula para penumpang bisa mengakses internet.
Konsep futuristik ini digagas oleh the Centre for Process Innovation (CPI), Inggris. Saat ini masih dalam fase desain. Namun demikian, para developer yakin konsep ini bisa menjadi pesawat tanpa jendela pertama di dunia yang terwujud dalam sepuluh tahun ke depan.
Penumpang di bagian pinggir –sebelah dinding– bisa memilih pemandangan yang diinginkan. Atau menggunakan menggunakan layar itu untuk hiburan selama penerbangan. Sementara, bagi penumpang yang duduk di tengah atau lorong, bisa menggunakan layar yang terpasang di kursi -depan tempat duduknya.
Pemandangan akan ditampilkan pada layar definisi tinggi, dana mampu berubah ketika penumpang menggerakkan matanya. Selain itu, layar yang dipasang langsung ke pesawat atau panel dinding itu akan memberikan pencahayaan kabin. Pencahayaan ini bisa dihidupkan dan juga dimatikan, sesuai kemauan penumpang.

Menurut CPI, sistim ini bisa membantu mengatasi jet lag. Panel pencahayaan memungkinkan penumpang mengontrol perubahan warna yang berhubungan dengan matahari terbit dan terbenam. Sehingga membantu para penumpang untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zona waktu di perjalanan jarak jauh.
Tapi layar ini tidak hanya untuk memanjakan para penumpang. Sistim ini juga dirancang untuk mengurangi berat pesawat dan biaya, baik untuk perusahaan penerbangan maupun para penumpang.
CPI mengatakan badan pesawat akan lebih ringan tanpa jendela, sehingga menghemat bahan bakar, emisi yang dikeluarkan lebih sedikit, dan biaya operasi pun lebih rendah. Disain ini bisa membuat tarif lebih rendah dan kursi yang lebih luas untuk penumpang. Untuk setiap pengurangan satu persen berat, penghematan bahan bakar diperkirakan sekitar 0,75 persen.
CPI mengatakan, butuh waktu sekitar lima tahun sebelum layar yang menggunakan dioda pemancar cahaya organik (OLED) ini siap untuk produksi penuh.
CPI berbasis di Inggris timur laut. Merupakan anggota High Value Manufacturing Catapult, yang bertujuan untuk memacu pembangunan teknologi baru. Dengan dana pemerintah CPI bekerja dengan perusahaan untuk menciptakan produk baru, termasuk layar OLED di fasilitas di Sedgefield, Kota Durham. (Ism)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya