Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Jajanan anak-anak dengan hadiah menyerupai alat kontrasepsi sempat meresahkan warga Bekasi. Jajanan bernama " Kotak Kado" itu diproduksi oleh PD Supergirl Utama Food yang beralamat di Tangerang, Banten itu diselidiki polisi.
Tetapi, setelah dilakukan pengujian di Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri, ternyata jajanan yang berhadiah menyerupai kondom itu hanyalah balon.
" Unsur barang plastik atau karet yang diduga menyerupai alat kontrasepsi tersebut non-identik dan tidak mengandung bahan berbahaya atau bukan merupakan alat kontrasepsi sejenis kondom," tulis laporan Puslabfor Mabes Polri, Jumat, 5 Februari 2016.
Dari temuan tim penyidik, dalam jajanan itu ada kotak berisi hadiah menyerupai kondom. Tetapi, Kepala Sub Direktorat Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Agung Marlianto membantah, hadiah itu merupakan kondom bekas.
" Sudah diperiksa itu tidak ada unsur bahan dasar pembuatan yang sama seperti bahan dasar kondom. Dan kami ke pabriknya tidak ada petunjuk di kemasan kalau cara minumnya harus dikocok seperti yang disebarluaskan di media sosial, hanya diseduh. Tidak benar ketika ada yang bilang itu kondom bekas," kata Agung.
Informasi ini juga diperkuat ahli Puslabfor Mabes Polri Astarini Endah. Setelah memeriksa dengan sampel, Astarini menemukan, ternyata bahan kimia yang digunakan dalam mainan itu berbeda dengan bahan kondom.
" Kesimpulannya mainan yang berbentuk balon yang diduga merupakan limbah kondom itu tidak benar," ujar Astarini.
Sebelumnya, akhir Desember 2015, masyarakat Bekasi dikejutkan dengan temuan jajanan anak yang diduga berhadiah kondom.
Warga yang menemukan benda diduga kondom itu langsung melaporkan kepada polisi dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Yayasan Kita dan Buah Hati (YKBH). LSM itu kemudian langsung mengunggah hasil temuan itu ke media sosial.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya