Tolak Hasil Pilpres, Prabowo Siap Ajukan Gugatan

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 21 Mei 2019 13:48
Tolak Hasil Pilpres, Prabowo Siap Ajukan Gugatan
"Untuk itu kami paslon 02 menolak semua hasil penghitungan suara pilpres 21 Mei 2019," ujar dia.

Dream - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menolak hasil hitung suara pemilihan presiden 2019.

" Seperti yang pernah kami sampaikan di Hotel Sahid, kami pihak paslon 02 menolak, semua hasil penghitungan pilpres yang diumumkan oleh KPU pada 21 Mei 2019," ujar Prabowo, saat konferensi pers di Kertanegara, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019.

Prabowo tidak menerima hasil perhitungan suara pemilihan presiden karena penghitungan bersumber pada kecurangan. Prabowo dan tim mengaku telah memberi kesempatan KPU untuk memperbaiki dugaan kecurangan.

" Namun hingga saat terakhir tidak ada upaya itu yang dilakukan KPU untuk memperbaiki proses tersebut," ucap dia.

" Untuk itu kami paslon 02 menolak semua hasil penghitungan suara pilpres 21 Mei 2019," ujar dia.

Prabowo mengatakan, akan menempuh upaya hukum sesuai konstitusi untuk menyelesaikan masalah ini.

Kepada para pendukungnya, dia meminta agar seluruh relawan, simpatisan, dan pendukungnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum dalam penyampaian pendapat di depan umum. Para pendukungnya diminta berdamai dengan berakhlak dan konstitusional. (ism)

1 dari 2 halaman

Prabowo: Pengumuman Rekapitulasi KPU Janggal, Senyap-Senyap

Dream - Prabowo Subianto menyatakan menolak hasil rekapitulasi Pemilihan Presiden 2019 yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa 21 Mei 2019. Dia menilai waktu pengumuman hasil rekapitulasi itu sangat janggal.

" Izinkanlah saya atas nama pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Republik Indonesia 02 dalam rangka pemilihan umum tahun 2019 ini untuk membacakan statement yang kami susun untuk menanggapi pengumuman KPU dinihari tadi, pagi ya, sekitar jam dua pagi, senyap-senyap begitu," kata Prabowo saat konferensi pers.

" Di saat orang sudah tidur, atau belum tidur sama sekali," tambah dia.

Prabowo mengatakan, berdasarkan paparan dugaan kecurangan yang telah dilakukan di Hotel Grand Sahid Jaya pada 14 Mei 2019, tim pasangan capres-cawapres nomor urut 02 tidak akan menerima hasil rekapitulasi KPU.

" Kami pihak pasangan calon 02 tidak akan menerima hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU selama penghitungan tersebut bersumber pada kecurangan," tutur dia.

2 dari 2 halaman

Warning KPU Tak Dipenuhi

Pihak paslon 02, tambah Prabowo, juga telah memberi kesempatan kepada KPU untuk memperbaiki seluruh proses penghitungan, sehingga benar-benar mencerminkan hasil pemilu yang jujur dan adil.

" Namun hingga pada saat terakhir tidak ada upaya yang dilakukan KPU untuk perbaiki proses tersebut," tambah Prabowo.

Oleh karena itu, kata Prabowo, seprti yang telah disampaikan dalam paparan kecurangan pemilu pada 14 Mei di Hotel Sahid Jaya, pasangan capres-cawapre 02 menolak semua hasil penghitungan pemilihan presiden yang diumumkan KPU hari ini.

" Disamping itu paslon 02 menilai pengumuman hasil rekap dilakukan pada waktu yang janggal, di luar kebiasaan," tambah dia.

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal