Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte (Foto: Instagram/@rodyduterteofficial)
Dream - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menjalani tes untuk mengetahui infeksi virus corona baru, Covid-19. Langkah ini diambil karena dua anggota kabinetnya terinfeksi virus corona.
Mantan ajudan Duterte, senator, Christopher " Bong" Go membenarkan pemeriksaan kesehatan sang presiden. Dia mengatakan, akan menjalani tes meski tidak menunjukkan gejala penyakit.
" Presiden Duterte dan saya akan menjalani pengujian untuk Covid-19," kata Go, dilaporkan media resmi Filipina, PNA.
Menurut Go, pengujian yang dilakukan Duterter merupakan langkah `bijaksana`. Saat ini, dua anggota kabinet tersebut mengumumkan telah menjalani karantina mandiri.
“ Mempertimbangkan bahwa beberapa anggota kabinet yang kami libatkan secara rutin telah terpapar pada orang-orang yang dinyatakan positif Covid-19 dan telah memutuskan untuk menjalani karantina sendiri, adalah bijaksana bagi kami untuk mengambil tindakan pencegahan sesuai dengan saran kesehatan kami. Pejabat," kata dia.
Meskipun tidak satu pun dari mereka yang menunjukkan gejala, Bong mengatakan, para pejabat hanya dites untuk memastikan mereka “ sehat dan bugar” untuk melakukan tugas resmi mereka.
" Seperti biasa, Presiden dan saya tetap siap melayani dan mati untuk rakyat Filipina," kata dia.
Sebelumnya, Departemen Kesehatan (DOH) memaparkan bahwa hanya orang-orang yang memiliki gejala Covid-19 dan berinteraksi dengan pasien positif diprioritaskan untuk mendapatkan perawatan medis.
Dalam pernyataan terpisah, Sekretaris Keuangan Sonny Dominguez dan Sekretaris Transportasi Arthur Tugade mengumumkan bahwa mereka akan melakukan karantina mandiri setelah berinteraksi dengan seseorang yang dites positif menggunakan Covid-19.
Dream - Kenaikan angka penderita virus Corona, Covid-19, di luar China meningkat pesat. Menurut data The John Hopkins University-Center for Systems Science and Engineering (CSSE) awal Februari hingga 12 Maret 2020 jumlahnya melonjak hingga 45.027.
Menurut data, pada awal Februari 2020, kasus virus Corona di luar China tercatat 173 kasus. Angka tersebut terus meroket hingga hari ini mencapai 45,200 kasus.
Kasus terbesar di luar China terjadi di Italia. Di Negeri Pizza itu, terdapat 12.462 kasus. Kematian mencapai 827 jiwa.
Di bawah Italia, ada Iran dengan 9.000 kasus infeksi. Sebanyak 354 pasien meninggak dunia. Korea Selatan dengan kasus infeksi sebesar 7.755, jumlah kematian sebesar 60 orang, Prancis dengan kasus infeksi sebesar 2.284 dan total kematian 48.
Sementara itu di Spanyol, kasus infeksi telah mencapai 2.277 orang, 55 pasien meninggal dunia. Kasus Covid-19 juga terjadi di Jerman, dengan angka infeksi mencapai 1.966 dengan kematian tiga orang.
Di Negara Paman Sam, Amerika Serikat, kasus virus corona juga semakin meningkat jumlahnya. Pasien yang terinfeksi telah mencapai 1.312 dengan total kematian 38 orang.
Dari laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) negara yang sudah terinfeksi mencapai 114.
Data dari Kantor Staf Presiden (KSP) saat ini Indonesia menghadapi 34 pasien yang positif virus corona. Dua di antaranya dinyatakan pulih dan seorang pasien meninggal dunia.
Tim Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 793 orang telah diperiksa. Dari jumlah itu, 744 di antaranya dinyatakan negatif virus Corona dan 15 orang lain sedang dalam proses.
Dream - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyebut ada tiga kebijakan yang akan dilakukan untuk mengatasi bertambahnya korban virus Corona atau Covid-19. Sebagaimana diketahui saat ini seorang pasien positif virus Corona di Indonesia meninggal dunia.
" Ada 3 kebijakan. Pertama memperketat pintu masuk (ke Indonesia) baik darat, laut maupun udara, seleksinya lebih ketat lagi. Kedua, menyiapkan perawatan yang dilengkapi dengan berbagai alat dan memperbanyak rumah sakit yang ada kamar isolasi yang bisa menangani kasus corona," ujar Ma'ruf, Rabu, 11 Maret 2020.
Ketiga, kata dia, masyarakat diminta mempersiapkan obat-obatan. Selain itu juga penyediaan bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari dalam jumlah yang cukup.
" Saya mengajukan di mana-mana supaya kita berdoa. Supaya usaha lahiriyah-nya optimal, tapi kita juga mohon kepada Allah agar dijaga dari wabah khususnya Corona," katanya.
Ma'ruf meminta seluruh masyarakat agar tidak panik terkait penyebaran virus Corona di Indonesia. Alasannya, pemerintah tidak tinggal diam dan berupaya untuk menanggulangi dan mengatasi virus Covid-19.
Sumber: Merdeka.com/Arie Sunaryo
Dream - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin melakukan `salaman corona` saat membuka Musyawarah Nasional V Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI) di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, Covid-19.
" Saya minta maaf kalau terpaksa salamannya pakai `salaman corona`," kata Ma'ruf, Rabu, 11 Maret 2020.
'Salaman corona` yang dikenalkan Ma'ruf Amin yaitu salaman tanpa bersentuhan satu sama lain. Cara ini untuk menghindari pemaparan virus.
Ma'ruf mengatakan, biasanya dia kerap mendapat salaman dari orang-orang lain. Punggung tangannya juga kerap diciumin.
" Bisanya banyak yang ketemu saya ada yang cium tangan. Kali ini terpaksa salamannya tidak cium tangan untuk menangkal corona," ujar dia.
Di acara itu, Ma'ruf Amin juga berkelakar mengenai proses penangkalan virus corona menggunakan susu kuda liar. Diyakini, susu kuda liar memperkuat imunitas tubuh.
" Ternyata di sini ada yang bisa menangkal corona, seperti yang ditawarkan Pak Gubernur, yaitu susu kuda liar. Tetapi, kita juga harus berhati-hati, harus bisa menangkal dampak dari susu kuda liar itu," kata dia.
Sumber: Merdeka.com/Eko Prasetya
Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menyatakan hasil tes pertama dua pasien positif corona telah dinyatakan negatif. Dua pasien tersebut yaitu pasien kasus 06 dan kasus 14.
" Bahwa kasus 06, ini sudah masuk hari kelima. Pemeriksaan sudah negatif. Artinya, kita masih menunggu pemeriksaan negatif kedua di dua hari yang akan datang," ucap Achmad, Selasa, 10 Maret 2020.
Pasien 06 ini merupakan anak buah kapal Diamond Princess.
" Ini imported case. Kita sudah mulai mengedukasi yang bersangkutan untuk melakukan self isolated. Dia menahan diri untuk tidak kontak dengan siapapun. Sementara waktu. Bukan artinya ndak boleh, boleh. Tetapi ditahan. Artinya dia harus pakai masker dan dia berusaha pada posisi setidaknya dua meteran," kata dia.
Tim kesehatan juga sudah mengajarkannya cara self monitoring. Artinya, dia sudah bisa perhatikan jika ada keluhan panas atau batuk.
" Dia harus melaporkan kepada petugas kesehatan. Kita akan berikan kontak petugas dan akan diawasi. Ini untuk yang kasus 06. Tetapi baru sekali negatif. Kita tunggu dua hari lagi, kalau dua hari lagi negatif maka yang bersangkutan tak perlu lagi dirawat. Mudah-mudahan ini bisa selesai," kata dia.
Selain itu, ada pasien kasus 14. Kondisi pasien kasus 14 dalam keadaan baik. Pada hari ketiga perawatan, pasien kasus 14 sudah dinyatakan negatif virus corona.
" Ada yang negatif juga di hari ketiga. Bahkan ini lebih cepat. karena ternyata kontaknya minimal dan kondisinya bagus banget,"
Achmad mengatakan, tim kesehatan mengalami keluhan gejala sakit. Pasien kasus 14 mengalami gejala-gejala seperti flu dan batuk.
Setelah penelusuran interaksi, kasus ini bukan dari induk atau subklaster.
" Sehingga hari ketiga ketiga tambah tiga hari sudah hari keenam atau kelima. Ini sudah menjadi negatif," ujar dia.
Pasien kasus 14 akan menjalani pemeriksaan kembali selama dua hari ke depan. Jika kondisi pasien tetap negatif, dia akan diperbolehkan pulang dan menjalani isolasi mandiri.
" Kami berusaha dalam dua hari ke depan, kalau negatif akan kami pulangkan. Dan sudah kami edukasi persiapan pulang untuk self isolated," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya