Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Prancis Emmanuel Macron
Dream - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengalami insiden kurang menyenangkan dalam kunjungannya ke daerah tenggara Prancis. Dia mendapat tamparan dari seorang pria saat menyapa warga.
Insiden tersebut sempat terekam kamera. Saat kejadian, Macron sedang kunjungan ke Tain-l'Hermitage di luar kota Valence.
Saat menyapa warga, Macron memegang tangan seorang pria mengenakan kaus hijau. Beberapa saat kemudian, pria tersebut menampar Macron.
Macron langsung ditarik dan dibawa menjauh oleh pasukan pengawal kepresidenan. Sementara dua orang pelaku ditahan akibat insiden tersebut.
Saat ditangkap, penampar Macron berteriak " Macronie" , sebuah ungkapan peyoratif yang dipakai media Prancis untuk menyebut era pemerintahan Macron. Pria itu juga menyerukan 'Montjoie, Saint-Denis', sebuah seruan para era Kerajaan Prancis lama yang merujuk pada panji Raja Charlemagne.
Macron menyebut peristiwa itu dengan kejadian yang terisolir. Dia menegaskan kelompok ultra-kekerasan tidak boleh mendapat tempat.
" Kita tidak boleh membiarkan orang-orang ultra-kekerasan mengambil alih debat publik, mereka tidak pantas mendapatkannya," kata Macron kepada harian Prancis Le Dauphine.
Setelah kondisi aman, Macron kembali mendekati barikade besi. Dia melanjutkan aktivitas menyapa warga.
" Saya lanjutkan dan akan saya teruskan. Tidak ada yang akan menghentikan saya," kata Macron, dikutip dari BBC.
Hingga saat ini belum diketahui identitas maupun motif pelaku. Prefektur setempat menyatakan dua orang yang ditangkap masih dalam pemeriksaan oleh gendarmerie.
Usai kejadian tersebut, jurnalis Prancis mencuit dan mengatakan petugas dikerahkan untuk berjaga di jalanan.
Macron saat ini sedang melakukan tur ke Prancis dan baru saja mengunjungi sebuah sekolah hotel di Tain-l'Hermitage. Kunjungannya ke daerah itu akan dilanjutkan ke lembaga pendidikan kejuruan untuk usia 25-30 tahun.
Kunjungan tersebut dilakukan menjelang langkah besar pembukaan bar dan restoran Prancis setelah tujuh bulan ditutup. Jam malam Prancis juga dimundurkan dari pukul 21.00 hingga 23.00 pada hari Rabu.
" Besok, langkah baru akan diambil," tweet Macron setelah kunjungannya ke sekolah hotel. " Hidup akan dilanjutkan di semua wilayah kita!"
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya