Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
(Foto: Shutterstock)
Dream - Seorang muslim, selain wajib menjalankan ibadah fardlu, dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunah bernilai ibadah. Bisa dengan sholat, sedekah, ataupun puasa.
Kita mengenal puasa sunah yang sangat banyak jenisnya. Di antara sekian banyak itu, ada satu amalan puasa sunah yang disebut paling utama yaitu puasa Daud.
Puasa Daud dijalankan dengan sehari berpuasa dan sehari tidak. Lama waktu puasanya sama dengan Ramadan, yaitu mulai terbit fajar hingga terbenam matahari.
Dalam sebuah hadis diriwayatkan Imam Nasa'i, Rasulullah Muhammad SAW menyatakan puasa Daud adalah puasa paling utama.
Sebelum Islam hadir, puasa ini dijalankan oleh Nabi Daud 'Alaihi Salam. Karena itulah, puasa ini dinamai dengan puasa Daud.
Sebelum puasa Daud, awali dengan membaca niat ini.
Nawaitu shauma dawuda sunnata lillahi ta'ala.
Artinya,
" Saya berniat puasa Daud, sunah karena Allah Ta'ala."
Sumber: Iqra.id
Dream - Saat ini, kita sudah berada di bulan Syawal. Kita baru saja merayakan Idul Fitri pada 1 Syawal kemarin.
Setelah Idul Fitri, bukan berarti keistimewaan Syawal berakhir. Masih ada keistimewaan yang terkandung selama satu bulan penuh.
Keistimewaan itu bisa kita raih dengan berpuasa sunah. Lama puasanya yaitu enam hari setelah Idul Fitri.
Kita bisa melaksanakan puasa sunah Syawal baik secara berturut-turut maupun terpisah. Tetapi lebih dianjurkan melaksanakan puasa sunah secara berturut-turut.
Jika melaksanakan puasa Syawal, maka kita akan mendapatkan pahala puasa selama setahun penuh. Sangat luar biasa keistimewaan dalam puasa sunah.
Sebelum melakukan ibadah puasa sunah, dianjurkan melafalkan niat ini.

Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnatis syawali lillahi ta'ala.
Artinya,
" Saya niat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah Ta'ala."
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya