Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Mulai tahun ini ada yang beda dalam operasi pengamanan mudik. Polri akan menggelar operasi pantauan mudik Lebaran 2016 selama 15 hari, terhitung mulai tanggal 1 hingga 15 Juli 2016.
Tetapi, nama 'Ketupat' tidak akan lagi disematkan pada operasi ini. Tahun ini, operasi tersebut berganti nama menjadi Operasi Ramadania.
" Ini semangat pembaharuan saja, membangun kemaslahatan umat," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 22 Juni 2016.
Boy mengatakan melalui operasi ini, Polri menjalankan pengamanan selama mudik dan kegiatan ibadah berlangsung. Sejumlah polisi akan disebar di beberapa titik antara lain tempat wisata dan objek inventaris daerah.
" Kegiatan ini intinya mewujudkan keselamatan masyarakat dan terhindar dari segala macam bahaya termasuk kejahatan yang berkaitan di jalan raya, berkaitan rumah tinggal kosong saat ditinggal mudik, di mana mengedepankan langkah preventif dan juga membangun semangat siskamling," kata Boy.
Selain itu, operasi tersebut juga bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Dalam hal ini, kata Boy, pihaknya meminta dukungan dan keterlibatan instansi pemerintah dan swasta dengan menggelar mudik bareng.
" Kami berharap pada seluruh instansi pemerintah dan swasta untuk bantu dukung dilaksanakan program mudik bersama tujuannya menekan semaksimal mungkin merekayang pakai sepeda motor untuk melaksanakan perjalanan jauh," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya