Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Aleema Ali (Foto: Jam Press Via Metro.co.uk)
Dream – Aleema Ali tak menyangka, bahwa hal sepele yang ia lakukan justru mengubah seluruh hidupnya. Remaja 12 tahun itu harus menahan rasa sakit akibat luka bakar di seluruh wajah dan tubuhnya.
Kejadian tragis ini bermula saat Aleema baru saja kembali ke rumah untuk libur Natal. Saat itu, ia sedang menggunakan sampo khusus penghilang kutu. Sementara menunggu hingga menyerap, ia berinisiatif membuang sampah di dapur.
Aleema tak menyadari bahwa bahan yang ia gunakan pada rambutnya, sangat mudah terbakar. Ketika melewati kompor, tiba-tiba saja api cepat menyambar rambut dan kepalanya, yang kemudian menyebar ke sekujur tubuhnya.
Ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Dimana ia harus berjuang melawan koma selama dua bulan pasca kejadian itu.
Kini, setelah empat tahun berlalu, Aleema mulai kembali bangkit. Ia perlahan membangun lagi impiannya dan saat ini ia sedang menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Bradford, West Yorkshire.

Aleema pun kembali mengingat kejadian tragis itu menimpa dirinya. “ Saya panik dan shock. Satu-satunya hal yang terpikirkan adalah saya akan mati. Saya koma selama dua bulan,” ungkap Aleema.
Ia mengalami luka bakar tingkat tiga. Dimana 55 persen tubuhnya termasuk wajah, kepala, lengan, dada, paha, perut, punggung, dan tangan terbakar. Ia juga kehilangan tujuh jari dan kini ia hanya bisa menggerakkan dua jarinya saja.
Aleema telah menjalani berbagai macam operasi cangkok kulit. Ia pun harus menggunakan pakaian khusus untuk membantu menyembuhkan kulitnya
“ Pemulihan saya sangat sulit dan masih berlangsung. Setiap hari, saya harus melakukan nebuliser, humidifier, pressure garmen, split, krim, obat-obatan dan banyak lagi,” ucap Aleema.

Namun, Aleem tetap optimis. Ia selalu bersemangat untuk kembali sembuh.
“ Secara internal, saya baik-baik saja. Saya juga diberitahu rambut saya akan kembali tumbuh. Dan saya masih bisa menjalani kehidupan yang normal,” kata Aleema bersemangat.
Aleema mengatakan kejadian tragis itu telah mengubah hidupnya. Ia kini menjadi orang yang lebih baik. Rasa percaya dirinya pun semakin meningkat.
(Sumber: metro.co.uk)