Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto: Dream/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno membagikan atribut yang dikenakannya saat pelantikanya oleh Presiden Joko Widodo. Atribut itu dia bagikan kepada relawan yang selama masa kampanye mendukung pasangan Anies-Sandi.
Atribut pertama yang dia berikan yakni topi Wakil Gubernur DKI Jakarta kepada relawan ibu rumah tangga tangguh, Mpok Sarah.
Tak berhenti di situ. Sandi lalu memberikan sepatu putihnya kepada pemilik UKM, Hartono.
" Pak Hartono saya berikan sepatu putih," kata Sandi di atas panggung hiburan di Balai Kota, Jakarta, Senin 16 Oktober 2017.
Sandiaga juga memberikan papan nama 'Sandi Uno' kepada aktivis lingkungan hidup Babe Idin. Sosok Babe Idin dikenal telah membuat perubahan bagi lingkungan Jakarta yang bersih.
Adapun dasi hitam yang dia kenakan diberikan kepada Abdullah, aktivis pendidikan. Sementara, jas putih dia berikan kepada aktivis disabilitas, Nedi.
" Aktivis disabilitas saya berikan jas putih," ujar dia seraya mendapat tepuk tangan dari warga.
Menurut Sandi, keputusannya untuk membagikan atribut wakil gubenur sebagai simbolisasi tidak ada sekat antara dia dengan warganya.
" Karena gubernur dan wakil gubernur harus menyatu dengan rakyat, tidak ada jarak dan harus menjadi bagian dari rakyat," ujar dia.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya