Ginan Koesmayadi, Pendiri Rumah Cemara Tutup Usia

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 22 Juni 2018 13:21
Ginan Koesmayadi, Pendiri Rumah Cemara Tutup Usia
Sosok kesayangan Kang Emil itu meninggal dunia pada Kamis, 21 Juni 2018.

Dream - Kabar duka datanng dari komunitas Rumah Cemara. Sang Pendiri komunitas sekaligus aktivis sosial, Ginan Koesmayadi meninggal dunia, pada Kamis, 21 Juni 2018. 

Kabar berpulangnya sosok yang berjuang mengangkat kaum marjinal serta melakukan pendampingan korban Napza dan HIV/AIDS itu dibenarkan salah seorang kerabatnya, Tri Irwanda dalam pesan singkat kepada jurnalis Liputan6.com.

" Jatuh di kamar mandi, diduga serangan jantung. Tapi saya belum tahu pasti," jawab Tri.

Komunitas Rumah Cemara dalam pernyataan resminya juga membenarkan kabar meninggalnya Ginan.

" Telah berpulang salah satu pendiri kami, @ginan_koesmayadi 21-06/2018 jam 21.00, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah," tulis Rumah Cemara di keterangan Instagramnya.

Kabar meninggalnya sosok yang pernah merengkuh gelar pemain terbaik Homeless World Cup 2011 itu turut membuat Walikota non-aktif Bandung, Ridwan Kamil, berduka. Melalui Instagram pribadinya, pria yang disapa Kang Emil itu mengatakan, Ginan merupakan sosok kesayangannya. Dia berdoa agar Ginan mendapat kondisi terbaik di sisi Allah.

" Selamat jalan Ginan, kamu merupakan kesayanganku. Selamat jalan. Selamat istirahat," tulis Ridwan, di akses dari Instagramnya, Jumat, 22 Juni 2018.

Belum diketauhi secara pasti penyebab kematian pria bernama asli, Derajat Ginanjar Koesmayadi itu. Hanya saja sebelum meninggal dia sempat dilarikan ke RS Advent, Bandung, untuk menjalani perawatan.

Ginan dikenal usai membawa warga Rumah Cemara juara dalam perhelatan Homeless World Cup 2011. Dalam turnamen itu, tim Rumah Cemara menyabet tiga gelar sekaligus.

Dalam laman resminya, Rumah Cemara merupakan komunitas yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup orang dengan HIV-AIDS (ODHA), mantan pemakai narkoba, dan kaum marjinal.

Dalam kehidupan sosialnya, Ginan juga dikenal kerap memperjuangkan kaum marjinal. Dia vokal melawan stigma dan diskriminasi terhadap pengguna narkoba dan ODHA. Ginan juga dikenal sebagai vokalis band punkrock asal Bandung, Jeruji.

(Sah)

Beri Komentar