Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Ilmuwan Badan Antariksa dan Penerbangan Amerika Serikat (NASA) melaporkan pengurangan emisi karbondioksida jangka pendek dapat menyelamatkan 153 juta jiwa di seluruh dunia.
Penelitian yang didanai NASA dan dilakukan ilmuwan dari Duke University, Amerika Serikat, itu telah dipublikasikan di jurnal Nature Climate Change.
" Pendekatan paling murah hanyalah mengubah kebijakan sektor energi," tulis peneliti utama, Drew Shindell.
" Kebijakan itu akan menyelamatkan 150 juta jiwa manusia dan akan mengurangi risiko iklim jangka panjang," kata Drew menambahkan.
Dilaporkan Anadolu Agency, para ilmuwan menggunakan permodelan yang mengandaikan kebinasaan manusia karena suhu bumi pada 2100 mencapai 2 derajat Celcius. Kesepakatan Iklim Paris 2015 yang ditandatangani setiap negara di menggunakan patokan 2 derajat Celcius untuk membuat kebijakan pemotong emisi karbon.
Meski pemotongan itu dirasa sulit dilakukan negara-negara berkembang, para peneliti terus mendesak pengurangan emisi karbon setidaknya jangka pendek. Sebab, pengurangan karbon jangka pendek dapat menyelamatkan jutaan jiwa ke depannya.
Para peneliti saat ini memantau pengurangan emisi karbon dioksida di 50 kota urban. Dari beberapa kota besar, antara lain Moskow, Los Angeles, New York, Meksiko City, dan Sao Paolo, usaha menekan emisi karbon akan mengurangi kematian dini dari 320.000 jiwa hingga 120.000 jiwa.
(Sah)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa