Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, meminta bantuan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk menerapkan kode etik menggunakan media sosial. Dia menamai kode etik itu dengan istilah yang unik, Muamalat Medsosiah.
"Saya mohon bantuan menerapkan Muamalat Medsosiah, kode etik bertabayun menggunakan media sosial," kata Rudiantara, melalui video conference dari Papua, Kamis 22 Februari 2017.
Kode etik ini dipandang perlu diterapkan untuk mencegah penyebaran berita hoax atau palsu di media sosial. Dengan melakukan kroscek, berita-berita yang dinilai menyesatkan itu tak akan tersebar.
Sebelumnya, Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj, mengatakan warga NU sudah diajarkan untuk tidak mempercayai hoax. Menurut dia, fikih Islam mewajibkan seseorang mengecek kebenaran sebuah berita.
"Santri NU pasti menolak hoax," ucap Said.
Dalam kesempatan itu, Said juga meminta Kominfo memblokir situs radikal. Sebab, kata dia, situs radikal lebih berbahaya ketimbang situs porno.
"Kalau lihat kampanye radikal seolah-olah Islam, tapi isi pengeboman. Itu bisa mempengaruhi, berbahaya," kata dia.
"Tapi, kalau lihat situs porno paling bilang 'haram itu, haram itu'. Tapi, sambil melihat," kata dia berkelakar.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya