Selamat! 100 Ribu Guru Honorer Diangkat Jadi PPPK

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 24 September 2021 12:00
Selamat! 100 Ribu Guru Honorer Diangkat Jadi PPPK
100 ribu guru honorer akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)

Dream - Menterri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makariem melaporkan sekitar 100 ribu guru honorer akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pengangkatan para guru honerer ini menjadi PPPK rencananya dilakukan pada hari ini, Jumat 24 September 2021.

Nadiem mengatakan jumlah itu merupakan hasil seleksi pertama PPK yang berlangsung pada 13 sampai 17 September 2021 lalu.

" Saya sampaikan selamat kepada guru honorer yang sudah lulus PPPK 2021 tahap I. Ada 100 ribu yang lulus," katanya dalam rapat kerja Komisi X DPR RI, Kamis 23 September 2021.

Nadiem mengatakan jumlah guru honorer yang akan diangkat pada tahun ini akan terus bertambah. Kemendikbudristek akan kembali menggelar seleksi pada Oktober dan Desember 2021.

Ia memprediksi jumlah yang lolos seleksi pada tahap kedua dan ketiga akan lebih banyak dari tahap pertama. Pasalnya, guru yang sudah mendaftar namun tidak lolos pada tahap pertama bisa mendaftar kembali dites seleksi berikutnya.

" Lebih banyak lagi yang akan diangkat setelah ujian seleksi kedua dan ketiga," ujarnya.

Selain itu, formasi yang tersedia pada seleksi berikutnya juga akan lebih banyak, sebab pihaknya terus meyakinkan Pemerintah daerah untuk menyediakan formasi bagi guru PPPK.

“ Saat ini, pengolahan data hasil ujian seleksi pertama masih berlangsung dan panitia seleksi nasional masih berembuk untuk memfinalisasi hasil ujian tersebut.

" Pengumuman lengkap ujian seleksi pertama dilakukan beberapa hari ke depan," pungkas Nadiem.

(Sumber: merdeka.com)

1 dari 4 halaman

Bikin Nangis, Video Guru Stroke 53 Tahun Digemblok untuk Tes PPPK

Dream - Beberapa waktu lalu, sejumlah guru honorer menjalani tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Guru yang menjalani PPPK merupakan guru yang bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bakal diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu.

Para guru yang berusia sepuh juga harus menjalani tes PPPK ini. Salah satunya adalah Imas Kustiani S.Pd. Dikutip dari akun Instagram @cpnsindonesia.id, Imas merupakan guru honorer K2 di SDN Wancimekar 1 Desa Wancimekar Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat berusia 53 tahun.

Beliau rupanya terkena stroke. Untuk berjalan menuju tempat ujian, Imas harus menggunakan tongkat hingga kelelahan. Ia bahkan sampai duduk sambil menangis. Tak tega melihat Imas, petugas ujian langsung membantu.

Salah satu petugas akhirnya menggemblok Imas ke ruang ujian. Tak kuasa menahan kesedihan, Imas sampai mengucap " Allahuakbar" berkali-kali. Sampai akhirnya duduk di tempat ujia, Imas terus menangis.

Rupanya sudah 7 tahun Imas mengidap stroke sudah 7 tahun. Dalam kondisi demikian, ibu guru penuh pengabdian itu tetap semangat mengajar, meskipun statusnya masih honorer.

Pemilik ijazah Sarjana Satu bidang Pendidikan, ini berharap ujian yang diikuti bisa meningkatkan statusnya dari Guru Honorer K2 menjadi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).



2 dari 4 halaman

Viral Guru Honorer Usia 50an Tahun Tetap Semangat Ikut Seleksi PPPK 2021

Dream – Lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) selalu menarik minat banyak orang. Ratusan ribu, bahkan jutaan orang berbondong-bonding mendaftar.

Tahun 2021 saja, sekitar 4,5 juta pelamar mendaftar sebagai CPNS dan PPPK. Tak hanya mereka yang berusia muda, di antara para pelamar itu juga terselip orang-orang yang sudah berumur. Seperti kisah yang dibagikan akun Twitter @daniellsinaga berikut ini.

Akun itu mencuit seorang pria yang berusia sekitar 50an tahun masih semangat mendaftar. Pria itu hendak menjalani tes untuk menjadi guru dengan status PPPK. Berikut kisahnya:

3 dari 4 halaman

Guru Berumur 50-an Ikut Seleksi ASN PPPK

Dalam unggahan tersebut terlihat pria itu hadir dengan berpakaian rapi mengenakan kemeja putih, celana panjang hitam, sepatu hitam, dan membawa tas hitam.

Banyak warganet yang merasa salut dengan pria itu. Sebab, dia tetap semangat meski dalam ujian itu dia harus bersaing dengan banyak orang. Bukan satu, dua, melainkan ratusan ribu peserta.

“ Seleksi ASN PPPK guru tahun ini ada guru berumur 50-an yang tidak menyerah untuk menaikkan kesejahteraannya, mungkin sudah puluhan tahun mereka mengajar,” tulis caption di akun Twitter daniellsinaga.

4 dari 4 halaman

Simpati Warganet

Unggahan itu mendapat banyak komentar. Banyak yang merasa terinspirasi oleh semangat pria itu yang tidak menyerah meski sudah berusia setengah abad, yang tidak lama lagi akan pensiun.

“  Kenapa sih, yang honorer yg udah tua tua gtu tuh hrsnya langsung aja jadiin p3k gak usah test es lg. Pengabdian puluhan tahun dengan gaji yg gak banyak jg udh cukup untuk dijadiin p3k apalagi udh usia di atas 50. Ke usia pensiun aja gak akan lama,” tulis @nissanggit.

Beri Komentar