Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Mengenal Rektor Baru IPB, Dr Arif Satria

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 16 November 2017 12:21
Mengenal Rektor Baru IPB, Dr Arif Satria
Muda dan kaya prestasi akademik.

Dream - Arif Satria resmi menjabat rektor Institut Pertanian Bogor periode 2017-2022. Arif ditetapkan secara musyarawarah mufakat oleh Majelis Wali Amanat (MWA) di Kampus IPB, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 15 November 2017.

Arif dinilai lebih layak oleh 16 anggota MWA. Pakar kebijakan perikanan dan kelautan ini mengungguli dua calon rektor lainnya, Prof Yonny Koesmaryono dan Rinekso Soekmadi.

Dikutip dari laman alumniipb, Arif lahir di Pekalongan, 17 September 1971. Meski usianya tergolong muda, Arif sudah mampu menunjukkan kepemimpinan dan prestasi akademik.

Pada 2010, Arif telah didapuk menjadi Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB. Arif mencatatkan sejarah di IPB sebagai dekan termuda, 39 tahun.

Sejak menjabat dekan, Arif mengaplikasikan manajeman modern berbasis teknologi informasi. Alhasil, FEMA menjadi salah satu fakultas berprestasi.

Di bidang akademik, Arif memiliki segudang prestasi. Arif merupakan lulusan Marine Policy di Kagoshima University, Jepang. Beberapa karya ilmiah lahir di tangannya, antara lain,

Pengantar Sosiologi Pesisir, Pesisir dan Laut Untuk Rakyat, Ekologi Politik Nelayan, Globalisasi Perikanan: Reposisi Indonesia, serta buku internasional berjudul Managing Coastal and Inland Waters yang diterbitkan Springer, Belanda.

Dia juga terlibat aktif dalam penyusunan berbagai kebijakan kelautan dan perikanan sejak tahun 2002. Penyusunan UU Perikanan No 31/2004, Revisi UU Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Penyusunan Konsep Ekonomi Biru, dan sejumlah Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri.

Pada 2009, Arif meraih penghargaan Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa Bidang Ilmu Pengetahuan dari Menteri Pendidikan Nasional. Setahun sebelumnya, dia juga mendapatkan penghargaan bergensi dari Yamamoto Award di International of Fisheries Economics and Trade (IIFET) Conference, di Nha Trang, Vietnam. (ism) 

Beri Komentar