Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Penghuni Surga Terbanyak Laki-laki Atau Perempuan (Foto Ilustrasi: Freepik.com)
Dream - Surga menjadi tempat yang paling diinginkan oleh setiap orang ketika sudah meninggal kelak. Hal ini karena surga digambarkan sebagai tempat yang sangat nyaman dengan orang-orang baik yang berkumpul di dalamnya. Namun, pernahkah terlintas di pikiran sahabat Dream tentang siapakah yang nantinya lebih banyak menjadi penghuni surga? Apakah perempuan atau laki-laki?
Dalam sebuah hadis melalui pertanyaan dari tabi'in kepada Abu Hurairah ra terkait apakah lebih banyak perempuan di surga daripada laki-laki. Hal tersebut pun dijawab oleh Rasulullah saw:
" Bahwa setiap laki-laki yang masuk ke dalam surga, maka mereka mempunyai dua istri." (HR. Muslim)
Melalui hadis tersebut secara tidak langsung menunjukkan bahwa jumlah perempuan lebih banyak karena seorang laki-laki bisa memiliki dua istri. Meski begitu, hal tersebut terjadi perdebatan di antara ulama dengan berdasar pada landasan masing-masing. Untuk mengetahui secara lebih jelas siapakah penghuni surga yang lebih banyak, berikut sebagaimana dirangkum Dream melalui berbagai sumber.
Dikutip dari islam.nu.or.id, dalam sebuah hadis Ibnu Sirin mengutip hadis tersebut dari Abu Hurairah ra tentang perdebatan laki-laki dan perempuan mengenai jumlah kedua laki-laki dan perempuan di surga.
Abu Hurairah menjadi penengah dalam perdebatan itu. Kemudian beliau pun menggambarkannya melalui sebuah hadis berikut:
“ Dari Muhammad bin Sirin, suatu hari lak-laki dan perempuan saling membanggakan dan menyebut-nyebut diri, apakah laki-laki atau perempuan yang lebih banyak di surga. Sahabat Abu Hurairah ra berkomentar, ‘Bukankah Nabi Muhammad saw telah bersabda, ‘Rombongan pertama masuk ke surga dengan bercahaya laksana bulan purnama. Rombongan berikutnya juga bercahaya laksana bintang yang berkilau di langit. Setiap laki-laki memiliki dua istri yang sumsum betis keduanya tembus terlihat dari balik daging. Di surga tidak ada jomblo,” (HR Bukhari dan Muslim).
Kemudian dalam riwayat yang berbeda dikisahkan tentang perdebatan tersebut lalu ditanyakan kepada Abu Hurairah ra tentang perbandingan laki-laki dan perempuan di surga:
“ Dari Ibnu Sirin, ia bercerita bahwa laki-laki dan perempuan bertikai perihal jenis mana di antara mereka yang paling banyak menghuni surga. Mereka lalu bertanya sahabat Abu Hurairah ra, ia berkata, Nabi Muhammad saw bersabda seperti hadits riwayat Ibnu Ulayyah sebelumnya dari Abu Hurairah ra,” (HR Muslim).
Melalui hadis di atas, pala ulama seperti halnya Imam An-Nawawi memahami bahwa nantinya sebagian besar penghuni surga adalah perempuan. Dalam hal ini perempuan itu adalah manusia dan bukan bidadari surga.
Dalam hadis yang disampaikan oleh Abu Hurairah menjelaskan bahwa nantinya perempuan lah yang lebih banyak menghuni surga. Tetapi, dalam hadis lainnya ada yang mengatakan bahwa laki-laki lah yang lebih banyak menjadi penghuni surga. Hal itu berdasar pada hadis yang diriwayatkan oleh Muslim:
" Bahwasanya mereka adalah penghuni neraka yang paling banyak." (HR. Muslim)
Melalui dua pendapat yang berbeda itulah, kemudian dijelaskan oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani bahwa tidak mengharuskan semua penghuni neraka adalah perempuan dan mereka akan menjadi penghuni sedikit di surga. Mengingat perempuan lah yang banyak diciptakan oleh Allah SWT.
Selain itu, Imam Al-Qurthubi menjelaskan dari perbedaan pendapat itu dengan mengombinasikan dua dalil. Menurutnya, perempuan yang jumlahnya lebih banyak masuk neraka sebelum terjadi syafaat dan sebelum keluarnya ahli-ahli tauhid dari neraka. Ketika mereka keluar dari syafaat dan dengan berdasar pada rahmat Allah SWT, maka perempuan lah yang menjadi penghuni terbanyak di surga kelak.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya