Siswa Madrasah `Perang` Robot di Depok

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 4 November 2018 15:44
Siswa Madrasah `Perang` Robot di Depok
Bukti siswa madrasah tidak 'ndeso'.

Dream - Mal Depok Town Square, Depok, Jawa Barat, menjadi saksi pertarungan robot-robot karya siswa madrasah. Siswa-siswa madrasah di tingkat Ibdidaiyah (setingkat SD), Tsanawiyah (setingkat SMP), dan Aliyah (setingkat SMA) menguji robot andalannya di kejuaraan robot bertema 'Robot Rescue: Robot Mitigasi Bencana'.

Robot-robot dari madrasah itu tidak bertanding untuk saling mematikan, namun beradu pintar memberi pertolongan dan mitigasi bencana. Kompetisi Robotik ini terbagi dalam dua kategori, yakni kategori Rancang Bangun Mesin Otomasi Bencana dan Kategori Rescue Robot Mobile.

Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Kementerian Agama, Ahmad Umar, mengatakan kompetisi robot ini bukan sekedar permainan, namun juga melatih kreativitas dan integritas siswa madrasah.

" Kompetisi ini digelar di mal untuk menunjukkan bahwa siswa-siswi madrasah itu gaul, melek teknologi, dan tidak ndeso,” ujar Umar, dalam keterangan tertulisnya, Minggu 4 November 2018.

Umar berharap di masa mendatang Kompetisi Robotik Madrasah dapat diselenggarakan juga di tingkat provinsi sampai tingkat kabupaten/kota. Umar mengatakan banyak orang salah mengira madrasah merupakan sekolah yang hanya mengajarkan ngaji dan menulis Arab.

“ Madrasah itu sekarang menjadi bagian dari komunitas muslim kelas menengah kota,” ujar dia.

Perang robot siswa madrasah© Istimewa

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin menyebut Kemenag punya visi kuat untuk pengembangan ilmu robotik ini.

“ Kita berkomitmen membuat madrasah menjadi bagian dan berperan kongkrit dalam revolusi industri ke-4 ini” kata Amin.

Kompetisi Robotik ini akan memperebutkan lima kategori dalam tiga tingkatan. Tahun ini sebanyak 182 tim, yang disetiap timnya terdiri dari 2 siswa, berlomba menjadi yang terbaik.

Tahun lalu, kompetisi robotik ini dimenangkan MAN 3 Jakarta, MAN 1 Surakarta, MTsN 6 Sleman Yogyakarta, MTsN 1 Jembrana, Bali, dan MIN 1 Cilegon Banten.

 

Beri Komentar