Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
`Perang` Robot Di Mal Detok Town Square (Foto: Istimewa)
Dream - Mal Depok Town Square, Depok, Jawa Barat, menjadi saksi pertarungan robot-robot karya siswa madrasah. Siswa-siswa madrasah di tingkat Ibdidaiyah (setingkat SD), Tsanawiyah (setingkat SMP), dan Aliyah (setingkat SMA) menguji robot andalannya di kejuaraan robot bertema 'Robot Rescue: Robot Mitigasi Bencana'.
Robot-robot dari madrasah itu tidak bertanding untuk saling mematikan, namun beradu pintar memberi pertolongan dan mitigasi bencana. Kompetisi Robotik ini terbagi dalam dua kategori, yakni kategori Rancang Bangun Mesin Otomasi Bencana dan Kategori Rescue Robot Mobile.
Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Kementerian Agama, Ahmad Umar, mengatakan kompetisi robot ini bukan sekedar permainan, namun juga melatih kreativitas dan integritas siswa madrasah.
" Kompetisi ini digelar di mal untuk menunjukkan bahwa siswa-siswi madrasah itu gaul, melek teknologi, dan tidak ndeso,” ujar Umar, dalam keterangan tertulisnya, Minggu 4 November 2018.
Umar berharap di masa mendatang Kompetisi Robotik Madrasah dapat diselenggarakan juga di tingkat provinsi sampai tingkat kabupaten/kota. Umar mengatakan banyak orang salah mengira madrasah merupakan sekolah yang hanya mengajarkan ngaji dan menulis Arab.
“ Madrasah itu sekarang menjadi bagian dari komunitas muslim kelas menengah kota,” ujar dia.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin menyebut Kemenag punya visi kuat untuk pengembangan ilmu robotik ini.
“ Kita berkomitmen membuat madrasah menjadi bagian dan berperan kongkrit dalam revolusi industri ke-4 ini” kata Amin.
Kompetisi Robotik ini akan memperebutkan lima kategori dalam tiga tingkatan. Tahun ini sebanyak 182 tim, yang disetiap timnya terdiri dari 2 siswa, berlomba menjadi yang terbaik.
Tahun lalu, kompetisi robotik ini dimenangkan MAN 3 Jakarta, MAN 1 Surakarta, MTsN 6 Sleman Yogyakarta, MTsN 1 Jembrana, Bali, dan MIN 1 Cilegon Banten.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya