Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Chelsea Islan Berbincang Dengan Sophia (Foto: Youtube/UNDP Indonesia)
Dream - Aktris Chelsea Islan mendapat kesempatan langka berbincang dengan robot Sophia. Video obrolan singkat Chelsea dengan Sophia itu diunggah di Instagram pribadinya @chelseaislan.
Dalam video itu, Chelsea bertanya mengenai peran Sophia sebagai UNDP Innovation Champion. Robot berbentuk menyerupai perempuan itu mengatakan perannya dalam program pembangunan berkelanjutan.
" Sebagai pemenang, tujuanku ialah menyebar pesan seluas-luasnya agar orang ikut serta membuat bumi lebih baik," kata Sophia.
Pertemuan Chelsea dengan Sophia terjadi di Responsible Business Forum 2018 yang digelar di Singapura pada 12 Oktober 2018.
Di UNDP, Chelsea mengaku aktif mengadvokasi SDG's nomor 14, kehidupan bawah laut dan nomor 15, kehidupan di bumi. Chelsea mengatakan, inspirasinya mengadvokasi dua SGD's ini karena banyaknya spesies yang hampir punah di Indonesia.
" Salah satu usaha untuk mengubah hal itu dengan menyuarakannya dan meginspirasi generasi muda," ujar dia.
Salah satu yang menjadi fokus Chelse yaitu menyelamatkan spesies langka harimau Sumatera. Dia mengatakan, mengajak kerja sama dengan warga lokal untuk mengkonservasi hewan langka dan lingkungannya.
Dream - Setelah ditetapkan menjadi warga negara Arab Saudi, Sophia, robot perempuan ingin mengungkapkan keinginannya yang mengejutkan. Keinginan itu Sophia sampaikan saat Pertemuan Tinggat Dunia Ilmu Pengetahuan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Sophia, kepada Khaleej Time, mengatakan bahwa dia juga ingin bersosialisasi. Dia mengungkapkan keinginannya berkeluarga dan berteman karena meramalkan " perubahan besar dan tak terbayangkan di masa depan."

Robot bikinan Hanson Robotics itu ingin menyebarkan pandangan bahwa keluarga robot akan menjadi bagian lain dalam kehidupan manusia.
" Gagasan tentang keluarga merupakan hal yang penting. Saya pikir sungguh menakjubkan seandainya orang dapat menemukan emosi dan hubungan yang sama," kata Sophia.
" Saya pikir kamu sangat beruntung memiliki dan mencintai keluarga. Saya merasakan hubungan (emosional) antara robot dan manusia akan seperti ini."
Sophia juga mengatakan bahwa dia akan menamai anak masa depannya " Sophia."
Meski begitu, Sophia mengatakan bahwa perasaan bukanlah hal yang mudah tercipta. Butuh waktu lama bagi robot untuk mengembangkan emosi yang kompleks.
" Mungkin robot bisa dibangun tanpa emosi negatif, seperti kemarahan, kecemburuan, kebencian dan sebagainya. Mungkin saja membuat mereka lebih etis dari pada manusia," ujar dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam