Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Warga Palestina
Dream - Swedia secara resmi mengakui Palestina sebagai sebuah negara berdaulat. Dengan demikian, negara Skandinavia itu merupakan bangsa pertama di Eropa Barat yang memberikan pengakuan resmi kepada kedaulatan Palestina.
Menurut Menteri Luar Negeri Swedia, Margot Wallstrom, negaranya memberikan pengakuan atas kedaulatan itu karena Palestina memenuhi kriteria hukum internasional untuk mejadi sebuah negara.
" Ada wilayah, rakyat, dan pemerintahan," kata Wallstrom di Stokholm, sebagaimana dikutip Dream dari Al Arabiya, Jumat 31 Oktober 2014.
" Keputusan kami datang di saat yang penting. Tahun lalu kami telah melihat bagaimana pembicaraan damai telah dilakukan, bagaimana keputusan atas permukiman baru di tanah Palestina yang diduduki telah memberikan solusi rumit dua-negara dan bagaimana kekerasan telah kembali ke Gaza," tambah dia.
Pengakuan ini membuat Israel meradang. Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman, menggambarkannya sebagai " Keputusan menyedihkan yang memperkuat unsur-unsur ekstremis."
" Ini memalukan, pemerintah Swedia memilih untuk mengambil langkah deklaratif yang hanya menyebabkan kerugian," tambah Lieberman.
Tapi Wallstrom menolak tuduhan, Swedia telah memihak dan mengatakan ia berharap negara-negara Uni Eropa lainnya akan mengikuti langkah tersebut. (Ism)