Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aki Demonstrasi Boikot Produk Israel (sumber: Http://america.aljazeera.com/)
Dream - Selain Malaysia, para pebisnis Israel selama ini ternyata ikut mengeruk untung dari usaha jual belinya dengan importir di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS)-nya Israel mengklaim nilai perdagangan Indonesia-Israel tahun lalu mencapai US$ 250 juta atau sekitar Rp 3 triliun.
Aktivitas perdagangan kedua negara ini bahkan dilaporkan 10 kali lebih besar dari data perdagangan langsung yang tercatat resmi sebesar US$ 24,9 juta.
Mengutip laporan Times of Israel, Kamis, 18 September 2014. para pebisnis Israel ini bertransaksi secara diam-diam melalui kedutaan Israel di Singapura. Kedutaan Israel di sana mengatakan bahwa sebagian besar perdagangan dilakukan dengan cara ini, termasuk dengan Indonesia.
Perdagangan diam-diam antara Israel dan negara-negara Islam dikabarkan telah berlangsung selama beberapa dekade, melalui perantara pihak ketiga seperti Siprus, Turki dan Yordania. Namun Israel juga memang memiliki hubungan perdagangan resmi yang dilakukan secara langsung terdaftar di negara-negara seperti Arab Saudi dan Yaman.
Dalam hubungan dagang dengan negara Asia Tenggara, daya pikat ekspor dari produk teknologi tinggi Israel tampaknya mampu menyingkirkan permusuhan politik yang sebagian menolak hubungan resmi dengan negara ini.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel Paul Hirschson menggambarkan aktivitas perdagangan dengan Malaysia ini merupakan kejutan yang menyenangkan" . Sementara dengan Indonesia, Hirschson menggambarkannya sebagai " rendah dan mengecewakan" .
" Israel melakukan banyak perdagangan dengan negara-negara yang kita tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dan kami lebih senang begitu," katanya
Disinggung kemungkinan membangun dialog perdagangan yang lebih formal, dengan diplomatis Hirschon menjawab pihaknya telah secara berkala terlibat dalam dialog dengan negara-negara tersebut. “ Kami hanya ingin menjalin hubungan diplomatik dan membuka kantor perwakilan," ujarnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya