Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Penjaga Di Perbatasan Jeddah Dan Mekah (VOA)
Dream - Kasus sindrom pernafasan akut yang belum ditemukan obatnya, Middle East Respiratory Syndrome-coronavirus (MERS-CoV) semakin memprihatinkan. Sampai saat ini belum ditemukan vaksin khusus yang dapat mengatasi virus ini.
Melihat kondisi itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menawarkan bantuan kepada Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Tawaran bantuan ini didasari pengalaman Indonesia menangani kasus virus flu burung.
" Kami sedang mengusulkan membantu membuat vaksin corona untuk mencegah penularan virus corona di Arab Saudi. Indonesia sudah berpengalaman saat mengatasi flu burung. Kami masih berkomunikasi secara internal," kata Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti, saat berbincang dengan Dream, Senin 5 Mei 2014.
Beberapa klaim telah diumumkan terkait temuan vaksin penawar MERS. Pihak-pihak yang sudah mengklaim antara lain dari Universitas of Maryland di Amerika Serikat yang mengklaim bisa menetralisir antibodi dan menutup penyebaran virus korona di tubuh.
Sementara, sekelompok peneliti dari Amerika, Jepang, dan China juga mengklaim sudah menemukan antibodi dari virus itu. Meski berbagai negara menawarkan percobaan vaksin corona, tapi pemerintah Arab Saudi masih menganggap vaksin perlu diteliti lebih lanjut karena penularan virus sendiri hingga kini belum jelas.
Jumlah kasus di Arab Saudi melonjak menjadi 378 kasus. Jumlah itu termasuk 107 kematian sejak penyakit itu ditemukan pada September 2012.
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A