Dream - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemani Calon Wakil Gubernur Sandiaga Salahuddin Uno saat mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sandi memang berniat menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Keduanya tiba di gedung KPK sekitar pukul 13.00 WIB mengenakan kemeja putih yang menjadi ciri khas pasangan calon nomor urut 3 tersebut. Setelah beberapa saat melayani awak media untuk sesi foto, pasangan nomor urut tiga itu langsung masuk ke dalam gedung KPK.
" Kami datang ke KPK untuk melaporkan LHKPN baru dari bang Sandi, saya tidak. Bang Sandi yang melaporkan baru," jelas Anies di gedung KPK, Selasa, 21 Maret 2017.
Anies mengatakan sebagai warga negara dia berharap tata kelola pemerintahan lebih baik melalui transparansi keuangan. Maka dari itu dia dan Sandi akan memulai tradisi pelaporan ini jauh lebih awal agar transparansi pun terbangun.
" Kita sebagai warga negara dan calon gubernur dan wakil gubernur, kami ingin agar tata kelola pemerintahan lebih baik,” kata Anies.
Anies berharap tradisi pelaporan harta kekayaan semacam itu akan membawa semangat antikorupsi.
" Semangat kita adalah semangat untuk bebas dari korupsi, bebas dari segala macam potensi masalah dan kami justru ingin memulai tradisi ini,” kata dia.
Tradisi yang dijaga oleh Anies-Sandi itu terbukti dengan hasil pemeriksaan beberapa lembaga keuangan yang menyatakan wajar tanpa pengecualian (WTP). " Kami memilih melaporkan lebih awal pada saat kampanye daripada saat nanti sudah dilantik," kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Sandi mengatakan pelaporan LHKPN ini sudah lama dijadwalkan. Pelaporan ini atas saran mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto yang kini menjadi bagian tim penasehat Anies-Sandi.
" (Tim) menyampaikan alangkah baiknya kalau Sandi memperbaharui laporan harta kekayaan calon pejabat negara dan memberikan informasi tersebut kepada KPK," kata Sandi.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya