7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Penyerahan Sertifikat Halal Untuk Vaksin Merah Putih (Kemenag)
Dream - Kementerian Agama menyerahkan sertifikat halal untuk Vaksin Merah Putih yang diterbitkan Badan Pengelola Jaminan Produk Halal (BPJPH) kepada PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Gus Yaqut mengatakan vaksin yang telah mendapat status halal memiliki dua keunggulan. Keunggulan tersebut yaitu selain dijamin aman, juga memberikan jaminan bagi umat Islam bahwa secara syariat vaksin bisa digunakan.
" Sehingga meningkatkan efikasi secara psikologis," ujar Gus Yaqut.
Gus Yaqut juga mengapresiasi pengembangan Vaksin Merah Putih. Hal ini menjadi penanda Indonesia dapat mandiri dalam penyediaan vaksin Covid-19.
" Kita memiliki otonomi dalam penyediaan vaksin, karena selama ini dari negara lain. Kemandirian vaksin ini menjadi sangat penting," kata dia.
Gus Yaqut pun bersyukur bisa menyaksikan langsung bagaimana proses produksi vaksin yang dilakukan para anak muda Bangsa Indonesia. Dia juga bangga Vaksin Merah Putih akan dikirim ke banyak negara, termasuk anggota OKI (Organisasi Konferensi Islam) untuk bantuan mengatasi Covid-19.
" Tentu ini merupakan kontribusi yang tidak kecil bagi bangsa dan negara," ucap dia.
Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham, mengungkapkan sertifikat halal diterbitkan setelah Vaksin Merah Putih melalui sejumlah tahapan pengujian. Hingga akhirnya statusnya ditetapkan halal.
" Vaksin Merah Putih ini sejak awal sudah diaudit, dari hulu hingga hilir sudah dipastikan kehalalannya, dan tentu ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, mengingat dari bibitnya hingga produksinya dilakukan oleh anak-anak bangsa sendiri," kata Aqil.
Vaksin Merah Putih, kata Aqil, menjadi produk farmasi domestik yang dibanggakan. Vaksin ini juga menjadi cerminan dari nasionalisme di bidang kesehatan yang mendatangkan manfaat secara global.
" Juga kita harapkan insya Allah bisa diekspor ke luar negeri sehingga produk dan nilainya tercatat sebagai produk halal Indonesia," kata dia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?