Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Beredar di media sosial kabar soal 48 orang yang tewas usai divaksin covid-19. Kabar ini ramai dibagikan sejak tengah pekan ini.
Salah satu yang membagikannya adalah akun bernama Yandri Al Genzi. Dia mengunggah postingan tangkapan layar berita berjudul 'Innalilahi Wainnailahi Rojiun, 48 Orang Meninggal"
Dalam tangkapan layar tersebut terdapat narasi " vaksin covid-19 alias corona kembali makan korban. Sebanyak 48 orang meninggal dunia setelah divaksin di Korea Selatan."

Lalu benarkah ada 48 orang meninggal dunia setelah divaksin covid-19 di Korea Selatan?
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri fakta dengan mengetik kata kunci " 48 die after vaccine covid-19 south korea"
Hasilnya tidak ada berita dari media besar yang memberitakan hal tersebut. Melainkan terkait tewasnya 48 orang di Korea Selatan setelah vaksin flu.
Dilansir dari agensi berita di Korea Selatan, Yonhap News, Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan (KDCA) menjelaskan tidak ada kaitan kematian dengan vaksin flu.
" Setelah melihat 71 kasus sejauh ini, hubungan antara kematian dan vaksinasi sangat kecil. Jadi sekarang bukan situasi yang tepat untuk menghentikan program vaksinasi nasional, apalagi masih ada pandemi covid-19" bunyi pernyataan resmi KDCA.
Sementara dalam artikel Newsweek.com berjudul " South Korea Resumes Flu Shots as Deaths Following Vaccination Rise to 59" yang tayang 26 Oktober 2020, Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in memberikan penjelasan,
" Sudah dikonfirmasi tidak ada hubungan antara kematian dan vaksinasi setelah dilakukan autopsi dan laporan dari para ahli," ujarnya.
Dalam artikel tersebut juga dijelaskan sudah 9,4 juta orang yang menerima vaksin flu tahun ini di Korea Selatan. Dan KDCA mencatat jumlah kematian akibat vaksin flu tahun ini tidak lebih besar dibanding tahun lalu.
" Anda seharusnya meninggal dunia beberapa jam setelah vaksinasi jika memang ada syok anafilaksis. Tetapi sebagian besar kematian baru-baru ini memakan waktu lebih dari sehari dan jika Anda meninggal dunia dalam waktu singkat maka ada penyakit lain yang menyebabkan," bunyi pernyataan KDCA.
Tahun lalu ada 1.531 orang di atas 65 tahun yang meninggal dunia tujuh hari usai menerima vaksin flu.
" Namun hal ini tidak ada hubungannya dengan vaksin," ujar Komisioner KDCA Jeong Eun-kyeong.
Selain itu dilansir dari laman nytimes.com hingga saat ini belum ada vaksin covid-19 yang mendapat izin edar dari WHO.
Ada 11 calon vaksin covid-19 yang memasuki tahap uji klinis III dan enam vaksin yang sudah boleh dipakai terbatas.
Postingan yang menyebut ada 48 orang yang meninggal dunia akibat vaksin covid-19 di Korea Selatan adalah tidak benar.
Faktanya kematian tersebut terjadi Korea Selatan dan tidak ada hubungannya dengan vaksin flu yang baru diadakan pemerintah.
Sumber: liputan6.com
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya