Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Nakes (Foto: Liputan6.com)
Dream - Laman media sosial riuh dengan beredar sebuah video pendek di media sosial soal dokter dan perawat di salah satu rumah sakit di Purwakarta yang menolak disuntik vaksin Covid-19. Kabar ini salah satunya disebarkan akun Facebook The Rocky Gerung pada 9 Januari 2021.
Akun Facebook tersebut mengunggah artikel berjudul " Viral Video Dokter dan Perawat di RS Purwakarta Tolak Disuntik Vaksin" yang disunting dari situs nalars.com.

" Viral Video Dokter dan Perawat di RS Purwakarta Tolak Disuntik Vaksin," tulis akun Facebook The Rocky Gerung.
Penelusuran soal kebenaran informasi tersebut terjawab lewat konfirmasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Purwakarta dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar dokter dan perawat di salah satu rumah sakit di Purwakarta menolak disuntik vaksin.
Penelusuran dilakukan dengan menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, dr Deni Darmawan. Dr Deni memastikan video yang menampilkan dokter dan perawat di Purwakarta yang seakan-akan menolak vaksin ternyata hanya sebatas candaan.
" Enggak benar (menolak vaksin). Itu meme tiktok saja," kata dr Deni kepada Liputan6.com, Rabu 13 Januari 2021.
Menurut dr Deni, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Purwakarta mengkritik keras para dokter dan perawat yang terlibat dalam video tersebut.
" IDI Purwakarta mengkritik keras," ucap dr Deni.
Bahkan, kata dia, direktur hingga jajaran manajemen rumah sakit tempat dokter dan perawat itu merekam video juga sudah dimintai keterangan.
" Tadi pagi sudah dipanggil ke badan kepegawaian," ungkap dr Deni.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil juga meluruskan kabar tersebut. Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, kabar dokter dan perawat di salah satu rumah sakit di Purwakarta menolak disuntik vaksin awalnya viral lewat rekaman video di TikTok.
Emil mengaku, pihaknya sudah menelusuri kabar tersebut. Ternyata, video yang dibuat oleh sejumlah tenaga medis itu hanya sebatas candaan.
" Saya sudah telusuri, itu main-main. Mengobati stres, main tiktok, main rekam video tapi setelah ditelusuri tidak ada niat (menolak vaksin)," kata Emil saat menyampaikan keterangan persnya di Bandung, Jawa Barat, Senin 11 Januari 2021.
Emil memastikan bahwa pihaknya sudah menegur para tenaga medis yang terlibat pembuatan video tersebut.
" Ini sudah kami tegur, yang namanya hiburan, main-main jangan menggunakan isu-isu yang sedang sensitif. Sehingga itu diterjemahkan kepada orang menjadi serius, dan menimbulkan opini-opini yang tidak perlu," tambah Emil.
Emil mengimbau kepada semua pihak agar menahan diri dan tidak mengangkat isu Covid-19 sebagai bahan candaan.
" Jadi saya titip di situasi pandemi, semua orang capek, semua orang stres, hindari mencari hiburan-hiburan menggunakan isu-isu yang sangat sensitif seperti itu. Mohon jangan diulangi lagi," ucap Emil.
Kabar dokter dan perawat di salah satu rumah sakit di Purwakarta menolak disuntik vaksin ternyata tidak benar.
Faktanya, video dokter dan perawat yang itu hanya sebatas candaan dan tidak ada niat menolak vaksin. Konten yang disebarkan akun Facebook The Rocky Gerung masuk kategori palsu.
Sumber: liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya