Duka Menag Yaqut Untuk Syekh Ali Jaber: Jasa Almarhum Besar Dalam Dakwah

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 14 Januari 2021 14:30
Duka Menag Yaqut Untuk Syekh Ali Jaber: Jasa Almarhum Besar Dalam Dakwah
Meninggalnya Syekh Ali Jaber merupakan kehilangan besar Indonesia.

Dream - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Syekh Ali Jaber. Di mata Gus Yaqut, Syekh Ali telah berjasa dalam dunia dakwah di Tanah Air.

" Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kita sangat berduka atas wafatnya Syekh Ali Jaber. Jasa almarhum sangat besar dalam dakwah di Indonesia," ujar Gus Yaqut saat kunjungan kerja di Lampung, Kamis 13 Januari 2021.

Gus Yaqut mendoakan agar Syekh Ali mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dia juga mengatakan meninggalnya seorang ulama menjadi kehilangan besar bagi umat Islam Indonesia.

" Mereka adalah panutan umat, tempat masyarakat belajar agama. Selama ini, almarhum juga terus mengedukasi umat tentang pencegahan Covid-19," kata Gus Yaqut.

Syekh Ali meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Yarsi, Jakarta. Syekh Ali kerap berkeliling Indonesia untuk berdakwah Alquran.

Selain itu, Syekh Ali juga sering menjadi juri kompetisi hafalan Alquran. Diketahui, Syekh Ali sudah hafal Alquran sejak kecil.

1 dari 4 halaman

Syekh Ali Jaber Meninggal dalam Kondisi Negatif Covid-19

Dream - Pendakwah Alquran, Syekh Ali Jaber, meninggal dunia pagi ini sekitar pukul 08.30 WIB di RS Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Meski sempat dikabarkan positif Covid-19, Syekh Ali Jaber meninggal dunia dalam kondisi negatif Covid-19. 

Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Habib Abdurrahman Al Habsyi, mengatakan Syekh Ali dinyatakan meninggal dalam kondisi negatif Covid-19. Sebelumnya, Syekh Ali sempat dirawat intensif akibat terinfeksi Covid-19.

" Telah wafat guru kita, Syekh Ali Jaber (Ali Saleh Mohammed Ali Jaber) di RS Yarsi hari ini, 14 Januari 2021, 1 Jumadil Akhir 1442 H jam 08.30 WIB dalam keadaan Negatif Covid," ujar Habib Abdurrahman di Instagram @yayasan.syekhalijaber.

Habib Abdurrahman mengimbau seluruh jemaah untuk mengikhlaskan kepergian Syekh Ali. Juga memintakan maaf jika Syekh Ali memiliki kesalahan.

" Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga diterima segala amal shaleh beliau," tulis Habib Abdurrahman.

 

2 dari 4 halaman

Sebelumnya, Ustaz Yusuf Mansur turut menyampaikan kabar duka ini lewat akun Instagramnya. Dalam sebuah video, Ustaz Yusuf mengaku malam hari sebelumnya mendapat kabar kondisi Syekh Ali yang kritis.

Syekh Ali sempat dinyatakan positif Covid-19 pada 29 Desember 2020. Syekh Ali kemudian dirawat intensif di sebuah rumah sakit.

Sempat beredar foto memperlihatkan kondisi Syekh Ali menggunakan ventilator. Pihak keluarga lalu menegur perawat lantaran dianggap melanggar privasi pasien.

" Syekh Ali kurang lebih 16-17 hari dipasangi ventilator. Semalam dikabari Ustaz Iskandar, Syekh Ali Kritis," ungkap Ustaz Yusuf Mansur sedih.

3 dari 4 halaman

Innalillahi, Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia Pagi Tadi

Dream - Satu lagi ulama dipanggil Yang Kuasa di tengah cobaan umat menghadapi Covid-19. Syekh Ali Jaber, dai asal Madinah, Arab Saudi meninggal dunia pagi tadi sekitar pukul 8.38 WIB, Kamis, 14 Januari 2021.

Kabar meninggalnya Syekh Ali Jaber diumumkan lewat akun Instagram Yayasan Syekh Ali Jaber, @yayasansyekhali jaber. 

" Telah Wafat Guru kita, SYEKH ALI JABER (Ali Saleh Mohammed Ali Jaber), Di RS Yarsi Hari ini, 14 Januari 2021, 1 Jumadil Akhir 1442 H Jam 08.30 WIB," tulis pengumuman pengelola yayasan tersebut.  

Kabar Syekh Ali Jaber meninggal juga disampaikan Ustaz Yusuf Mansur lewat akun Instagramnya. Menurut Yusuf Mansur, Syekh Ali Jaber meninggal pada pukul 08.30 WIB saat menjalani perawatan intensif di RS Yarsi.

" Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Kita semua berduka, Indonesia berduka, Syekh Ali berpulang ke Rahmatullah jam 08.30 pagi tadi di Rumah Sakit Yarsi, Jakarta. Insya Allah beliau syahid," ujar Ustaz Yusuf melalui video di Instagramnya @yusufmansurnew.

Ustaz Yusuf mengatakan Syekh Ali menggunakan ventilator sekitar 16-17 hari akibat Covid-19 yang pernah menyerang tubuhnya. Malam sebelumnya, Ustaz Yusuf mendapat kabar mengenai kondisi Syekh Ali yang kritis.

" Kita kehilangan pejuang Quran. Kita kehilangan seorang Dai yang ikhlas," ucap Ustaz Yusuf.

4 dari 4 halaman

Syekh Ali, kata dia, rela meninggalkan negaranya, Arab Saudi demi berdakwah menyebarkan ajaran Alquran di Indonesia. Syekh Ali bahkan sudah menjadi Warga Negara Indonesia.

" Insya Allah Syekh Ali Khusnul Khotimah," kata dia.

Selanjutnya, Ustaz Yusuf memohon digelar Sholat Ghaib oleh masyarakat. Baik di mushola, pesantren, oleh para guru dan santri.

" Kita akan perjuangan, Insya Allah, apa yang sudah diperjuangkan Syekh Ali," ucap dia.

Beri Komentar