Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Foto: Akun Twitter @Askrlfess
Dream - Saat menempuh pendidikan di pondok pesantren, ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh para santri. Mereka harus tinggal di asrama yang disediakan dan hanya bisa pulang pada waktu-waktu tertentu.
Tetapi, mereka dapat dikunjungan keluarga sesuai jadwal yang ditetapkan pengelola ponpes. Biasanya, sebelum keluarga datang, para santri akan minta dibawakan bekal untuk persediaan selama menginap di pondok pesantren.
Seperti cuitan yang sedang viral di akun Twitter @Askrlfess. Pada 19 Februari 2022, akun tersebut membagikan sebuah surat yang dikirimkan seorang santri ke kakaknya.
" Adikku di pondok minta kiriman udah kayak ngasih tugas MOS (masa orientasi siswa)," tulisnya dalam cuitan tersebut.
Dalam foto yang diunggah, tampak selembar kertas berisikan daftar makanan dan barang yang dibutuhkan di pondok pesantren. Daftar tersebut tampak sangat panjang hingga memenuhi satu halaman kertas tersebut.
Santri itu minta banyak sekali. Mulai dari lauk siap santap seperti kering tempe dan kering kentang, camilan, hingga minuman yang bisa diseduh, tampak dalam daftar tersebut.
Adik warganet ini juga menuliskan ingin susu, keripik, kacang, susu bubuk, abon, mayones, meises, gula merah, sambal sachet, selai, buah-buahan, dan aneka panganan lainnya.
Ada pula bumbu nasi goreng dan sosis di dalam list untuk masak di sela aktivitas menimba ilmu. Di bagian paling bawah, sang adik rupanya juga menulis catatan singkat.
" NB: kalau ada yang nggak dapat, nggak apa-apa," tulis adiknya dalam unggahan tersebut.
Cuitan ini lantas menuai beragam komentar dari warganet.
" Murid-murid gue banget ini, kadang malah ada list barang-barangnya nyampe 3 lembar binder gede," komentar salah satu warganet yang menjadi guru di sebuah pesantren.
" Nder, kalau kiriman ke pondok secukupnya aja, jgn sebanyak itu. Aku pernah jadi pengurus pondok dan dulu sering marahin adek kelas yang malas kegiatan pondok gara-gara sembunyi nyemil jajan. Di pondok juga ada jajan kok, apalagi kalau ada acara besar. Semangat ya buat adeknya," sahut warganet yang lain.
" Kenapa nggak minta mentahnya aja yah? Duit gitu. Beli sendiri apa aja yang dimau dan belinya pas emang mau dibutuhin aja jadi nggak numpuk barang banyak-banyak. Apa di pesantrennya nggak ada koperasi atau sejenisnya?" tanya warganet.
" Mau beli di mana? Wong nggak boleh kemana-mana," jawab warganet lainnya.
[askrl] adikku di pondok minta kiriman udah kaya ngasih tugas mos 😩 pic.twitter.com/4WLlC3Fut2
— Askrlfess (@Askrlfess)February 19, 2022
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
