Kerusuhan di Kampus Trisakti, 7 Satpam Diikat

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Rabu, 24 Agustus 2016 15:51
Kerusuhan di Kampus Trisakti, 7 Satpam Diikat
Para satpam tersebut dipaksa menandatangani surat pernyataan mendukung rektor baru. Ketika diikat, ponsel milik ketujuh satpam itu dijarah para preman.

Dream - Kericuhan terjadi di Kampus Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat. Aksi huru-hara ini terjadi menyusul penolakan pelantikan rektor baru oleh Pimpinan Yayasan Universitas Trisakti, Ir Edi Hamid.

Terdapat sekelompok orang yang datang ke kampus Trisakti. Mereka berusaha menghalau kedatangan ketua yayasan dan rektor baru agar tidak bisa masuk ke dalam kampus.

Sementara ada pula kelompok lain dari pihak berbeda yang merangsek masuk ke kampus. Mereka kemudian mengikat kaki dan tangan tujuh petugas keamanan kampus.

" Yang diikat satpam, ada tujuh orang," kata Kanit IV Kamneg Polda Metro Jaya, Kompol Armaeni, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 24 Agustus 2016.

Para satpam tersebut dipaksa menandatangani surat pernyataan mendukung rektor baru. Ketika diikat, ponsel milik ketujuh satpam itu dijarah orang-orang tak dikenal itu.

Tak lama kemudian, personel gabungan Polres Metro Jakarta Barat dan Polda Metro Jaya turun ke lokasi dan berhasil mengendalikan situasi. Sekitar pukul 11.10 WIB, sebanyak 71 orang diamankan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polda Metro Jaya.

Saat dimintai keterangan dan menunjukkan siapa saja yang melakukan pengikatan, ketujuh satpam itu mengaku tidak bisa mengenali pelaku. Ini karena para pelaku memakai penutup wajah saat menjalankan aksi mereka.

Beri Komentar