Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto..
Dream - Jumlah kasus infeksi virus corona di Indonesia terus bertambah. Dalam 24 jam terakhir, sebanyak 609 orang dinyatakan positif terinfeksi Cvid-19.
" Sehingga totalnya menjadi 27.549 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, Selasa 2 Juni 2020.
Menurut Yurianto, penambahan kasus positif bukanlah gambaran nasional, melainkan di tiap provinsi. Seperti di Jawa Timur, kata dia, kasus positif bertambah 213 pasien dan menunjukkan tren meningkat.
Demikian pula di Papua. Terjadi penambahan kasus positif sebanyak 94 pasien dan menunjukkan tren meningkat.
" Provinsi DKI 60 kasus, ini kalau dibanding hari kemarin terjadi penurunan, kemudian Sulawesi Selatan 44 kasus kalau dibading dengan kemarin ini adalah penurunan, Sumatera Selatan 24 kasus jika kemarin ini penurunan," kata dia.
Sedangkan ada empat provinsi yang hari ini hanya melaporkan satu kasus tambahan. Sementara ada 11 provinsi yang dilaporkan tidak memiliki kasus baru.
Pasien sembuh dalam 24 jam terakhir bertambah 298 orang. Sehingga total pasien sembuh hingga kini mencapai 7.935 orang.
Sementara, angka kematian bertambah 22 orang menjadi 1.663 pasien.
Menurut Yurianto, jumlah spesimen yang diperiksa terkait kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Hingga saat ini, total spesimen yang teah diperiksa mencapai 342.466 spesimen.
" Kita telah melaksanakan pemeriksaan spesimen yang sudah selesai dan terverifikasi sebanyak 9.049 spesimen namun yang belum selesai pemeriksaan karena terpotong waktu pukul 12.00 WIB adalah 1.143 spesimen," ujar Yurianto.
Dream - Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia pada awal Juni 2020 masih tetap muncul meski jumlah sudah mulai menurun dibandingkan kemarin. Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, melaporkan pasien positif corona hari ini, Senin, 1 Juni 2020 bertambah sebanyak 467 kasus.
Dengan penambahan tersebut, total jumlah kasus pasien terkonfirmasi positif telah mencapai 26.940 orang.
" Kenaikan ini tentunya adalah gambaran keseluruhan dari negara kita," kata Yuri dalam keterangan persnya.
Dari data Gugus Tugas Covid-19, penyumbang terbanyak kasus baru pasien positif corona berasal dari lima provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan.
" Kita masih akan terus berupaya semaksimal mungkin pada provinsi yang sekarang tinggi angkanya untuk bisa kita tekan tentunya berbasis pada bagaiamana masyarakat mengubah perilakunya," ujar Yuri.
Dilaporkan juga sebanyak 15 provinsi hari ini tidak mencatat adanya penambahan kasus positif Covid-19.
Penambahan juga terjadi pada kasus pasien yang telah dinyatakan sembuh dari penyakit Covid-19. Dalam 24 jam terakhir hingga pukul 12.00 WIB tadi, jumlah pasien sembuh bertambah sebanyak 329 orang sehingga menjadi 7.637 orang.
Sementara angka kematian akibat Covid-19 dilaporkan juga bertambah 28 orang menjadi 1.641 orang.
Yurianto mengatakan tim medis juga masih terus melakukan pemantauan terhadap Orang Dengan Pemantauan (ODP) sebanyak 48.358 orang. Sementara jumlah warga yang masik dalam kategori Pasien dalam Pengawasan berjumlah 13.120 orang.
Melihat perkembangan penyebaran Covid-19, Yuri kembali mengingatkan jika virus Corona masih terus menyebar di tengah masyarakat.
" Mari menyadari ini kemudian mengupayakan berbagai hal untuk mencegah terjadinya penularan," ujarnya.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya