Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Update Corona 20 Juli: Total Pasien 88.214, Angka Meninggal Kembali Meninggi

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 20 Juli 2020 16:30
Update Corona 20 Juli: Total Pasien 88.214, Angka Meninggal Kembali Meninggi
Penambahan kasus kematian mencapai 96 dalam sehari, tertinggi sejak kasus pertama Covid-19 di Indonesia diumumkan.

Dream - Data kasus kematian akibat virus corona di Indonesia telah mencapai angka di atas 4.000. Bahkan angka tersebut makin meninggi.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan kasus positif Covid-19 dalam sehari mengalami penambahan sebanyak 1.693 orang.

" Sehingga totalnya menjadi 88.214 orang," ujar Yurianto, Senin 20 Juli 2020.

Angka kesembuhan turut mengalami kenaikan sebanyak 1.576 orang. Jumlah tersebut menambah angka pasien sembuh secara keseluruhan menjadi 46.977 orang.

" Dilaporkan 96 orang meninggal sehingga total menjadi 4.239 orang."

 

1 dari 2 halaman

Data penambahan kasus didapatkan dari beberapa provinsi. Seperti DKI Jakarta dengan 361 kasus baru dan 154 pasien sembuh. Catatan ini menjadikan provinsi DKI Jakarta mencatat penambahan kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia.

Disusul Jawa Tengah dengan 354 kasus baru (300 sembuh), Jawa Timur 237 kasus baru (375 sembuh), lalu Sulawesi Selatan 125 kasus (278 sembuh).

Selanjutnya ada Gorontalo dengan 105 kasus baru dan tidak ada laporan sembuh. Kemudian Sulawesi Utara 64 kasus baru 39 sembuh dan Jawa Barat dengan 60 kasus baru dan 93 sembuh.

" Ada 16 provinsi hari ini melaporkan penambahan kasus di bawah 10 dan 7 provinsi yang tidak ada penambahan kasus sama sekali, di antaranya Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, dan Lampung," kata Yurianto.

2 dari 2 halaman

Lebih lanjut, Yurianto mengatakan penambahan kasus baru ini berasal dari aktivitas produktif yang belakangan terjadi. Tetapi, aktivitas tersebut tidak diiringi dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

" Penambahan kasus ini adalah gambaran aktivitas produktif semakin tinggi namun tidak mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak, menggunakan masker dengan baik dan benar, serta kemudian mencuci tangan," kata Yurianto.

Dia pun menekankan agar masyarakat benar-benar menerapkan kebiasaan baru dalam bekerja. Demikian pula dengan pengelola tempat kerja seperti kantor, gedung, maupun pabrik.

" Oleh karena itu sekali lagi tempat bekerja, kantor atau industri atau pabrik kami mohon untuk betul-betul bisa menciptakan suasana kerja yang aman," kata dia.

Beri Komentar